Senin, 16 FEBRUARI 2026 • 19:55 WIB

Peningkatan Kasus TBC di Malaysia: Tindakan Pencegahan Diperlukan

Author

Peningkatan Kasus TBC di Malaysia: Tindakan Pencegahan Diperlukan

Kementerian Kesehatan Malaysia melaporkan tambahan 503 kasus tuberkulosis (TBC) dalam sepekan hingga awal Februari 2026, membawa total menjadi 2.571 kasus sejak awal tahun ini.

Baca juga: Patung Superhero Anggota DPR RI Dirusak, Ahmad Sahroni Cerita di Balik Koleksinya

Imbauan untuk menggunakan masker di tempat umum semakin mengemuka guna mencegah penularan penyakit ini.

Data Kasus TBC di Malaysia

Menurut data Kementerian Kesehatan Malaysia yang dirilis pada 15 Februari, Sabah berada di peringkat teratas dengan 614 kasus, sekitar 23,88% dari total kasus.

Selangor mengikuti dengan 476 kasus atau 18,51%, sedangkan Sarawak melaporkan 257 kasus, setara dengan 10% dari total keseluruhan.

Hingga tanggal 7 Februari, Malaysia telah mendeteksi 10 klaster TBC aktif di berbagai wilayah, empat di antaranya terletak di Selangor, dengan sisanya tersebar di Johor, Kedah, Kelantan, Pahang, Perlis, dan Sabah.

Baca juga: Berbagai Makanan Sehari-hari Ternyata Mengandung Gula Tersembunyi

Bahaya dan Langkah Pencegahan

Dr. Venu Gopalan, seorang praktisi medis di Kuala Lumpur, mengingatkan bahwa 'bahaya terbesar yang dihadapi masyarakat adalah penyebaran TBC yang tidak terdeteksi, padahal penyakit ini sebenarnya mudah didiagnosis dan diobati'.

Kementerian Kesehatan juga menghimbau masyarakat untuk waspada terhadap penularan menjelang musim liburan yang akan datang, mengingatkan pentingnya etika batuk dan bersin, serta penggunaan masker di area ramai.

Praktik pencegahan ini diharapkan dapat membantu menurunkan angka penularan dan menjaga kesehatan masyarakat.

Respon Masyarakat dan Perhatian Kesehatan Umum

Peningkatan jumlah kasus TBC ini menarik perhatian masyarakat di berbagai daerah. Banyak yang mulai mengadopsi langkah preventif sesuai anjuran yang diberikan.

Penggunaan masker di tempat umum menjadi salah satu langkah pencegahan yang paling terlihat, menandakan kesadaran masyarakat akan bahaya penularan TBC.

Secara keseluruhan, masalah ini tidak hanya merupakan isu kesehatan individual, tetapi juga tantangan bagi sistem kesehatan publik untuk mencegah penyebaran lebih lanjut.

Baca juga: Pentingnya Rutin Minum Obat Cacing untuk Kesehatan Masyarakat Indonesia

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi

Sumber:

Author
TERPOPULER
BERITA TERBARU