Gubernur Bali, I Wayan Koster, mengumumkan pembentukan satuan tugas untuk menangani masalah sampah di pantai-pantai Bali setelah kritik keras dari Presiden Prabowo Subianto tentang kondisi kebersihan kawasan wisata tersebut.
Baca juga: Kekacauan di Duren Sawit: Uya Kuya Menjadi Korban Penjarahan Setelah Video Viral
Koster berkomitmen untuk mengambil langkah konkret demi menjaga keindahan alam Bali dan menarik kembali minat wisatawan.
Kritik dan Tanggapan Resmi dari Gubernur
Dalam forum yang diselenggarakan di Sentul, Bogor, Presiden Prabowo Subianto mengekspresikan keprihatinannya terhadap tumpukan sampah yang mengotori pantai-pantai Bali. 'Ini maaf ya gubernur, bupati dari Bali ini real lho, Bali Bulan Desember 2025, ini Pantai Bali. Bagaimana turis mau datang ke situ lihat sampah,' ujarnya.
Menanggapi hal ini, Gubernur Koster tidak hanya menyampaikan rasa terima kasih terhadap perhatian Prabowo, tetapi juga mengakui kebutuhan mendesak untuk memperbaiki pengelolaan sampah di Bali. Ia menekankan bahwa tindakan nyata perlu segera dilaksanakan untuk merespons kritik tersebut.
Baca juga: Fenomena Film KPop Demon Hunters di Netflix
Identifikasi Penyebab Sampah di Pantai
Gubernur Koster menjelaskan bahwa masalah sampah di pantai, khususnya di Pantai Kuta, disebabkan oleh sampah kiriman yang datang selama musim hujan. 'Mengenai sampah yang di Pantai Kuta itu adalah sampah kiriman yang datangnya musiman pada saat musim hujan yaitu khususnya pada akhir Desember, Januari, dan awal Februari,' katanya.
Ia menambahkan bahwa sampah ini tidak hanya berasal dari daerah sekitarnya, tetapi juga bisa dibawa oleh arus laut dari lokasi yang jauh. Untuk membersihkan area pantai ini, pemerintah Bali membutuhkan waktu sekitar dua hingga tiga jam setiap kali terjadi penumpukan sampah.
Rencana Pembentukan Satuan Tugas
Sebagai langkah nyata untuk mengatasi masalah ini, Koster berencana mengumpulkan dinas-dinas terkait, termasuk Dinas Lingkungan Hidup dan kepolisian. 'Kami akan segera kumpul Kadis Lingkungan Hidup kemudian kepala BPBD, Kadis Pendidikan, kemudian juga TNI dan Polri saya akan membentuk satuan tugas untuk berjaga di pantai,' katanya.
Tujuan dari satuan tugas ini adalah untuk melakukan penanganan masalah sampah di pantai dengan cepat dan efisien, sehingga kebersihan kawasan tetap terjaga. Hal ini diharapkan dapat menarik kembali minat wisatawan yang berkunjung ke Bali.
Baca juga: Menjaga Kesehatan Mental di Tengah Kesibukan
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi
Sumber: