Kamis, 22 JANUARI 2026 • 12:40 WIB

Jakarta Siaga Hujan Panjang: Operasi Modifikasi Cuaca Dijalankan Dua Kali

Author

Jakarta Siaga Hujan Panjang: Operasi Modifikasi Cuaca Dijalankan Dua Kali

Jakarta dihadapkan pada ancaman hujan berkepanjangan yang diprediksi berlangsung hingga delapan jam. Mengantisipasi potensi curah hujan tinggi, Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) DKI Jakarta melakukan operasi modifikasi cuaca sebanyak dua kali hari ini.

Baca juga: Peluncuran Smartphone Terbaru Realme dengan Baterai 15.000 mAh dan Chill Fan Phone

Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung, menjelaskan bahwa langkah ini bertujuan untuk mengurangi risiko genangan dan banjir yang bisa ditimbulkan akibat curah hujan yang intens.

Pelaksanaan Operasi Modifikasi Cuaca

Operasi modifikasi cuaca (OMC) telah dilaksanakan sejak pagi hari, bekerja sama dengan Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) serta Pemerintah Pusat. Pramono Anung menjelaskan, "Maka tadi pagi kami menerbangkan untuk OMC untuk modifikasi kembali jadi untuk Jakarta bekerjasama dengan Pemerintah Pusat BMKG karena memang hari ini seharusnya kalau tidak ada modifikasi cuaca pasti tadi masih hujan."

Hujan yang diramalkan mulai turun sejak pagi sangat berpotensi untuk berlangsung lama, sehingga pelaksanaan modifikasi cuaca dianggap sangat penting. Anung menambahkan, "Dalam hari ini kita akan menerbangkan dua kali jadi Jakarta juga mudah-mudahan curah hujannya tidak seperti yang diprediksi oleh BMKG karena panjang diperkirakan 8 jam hujannya, mudah-mudahan ya hujan, tapi tetap bisa dimonitor."

Baca juga: Aksi Pria Berkostum Ojol di Atas Kereta KRL Cikini Viral di Media Sosial

Manfaat dan Tujuan Modifikasi Cuaca

Tanpa adanya tindakan modifikasi cuaca, Jakarta berisiko mengalami curah hujan yang sangat tinggi. Pramono menegaskan, "Oleh karena itu, OMC dilakukan untuk menurunkan intensitas hujan agar tetap bisa dikendalikan," menunjukkan keseriusan pemerintah dalam menanggapi kondisi cuaca ekstrem.

Modifikasi cuaca tidak hanya ditujukan untuk Jakarta, tetapi juga untuk daerah penyangga sekitarnya. Pramono menjelaskan, "Kami minta BMKG juga tidak hanya fokus Jakarta, tapi wilayah sekitar seperti Bogor, Depok, Tangerang, dan Bekasi. Jakarta fokus di dalam wilayah, BMKG di luar Jakarta."

Koordinasi dalam Penanganan Bencana

Koordinasi yang solid antara BPBD dan BMKG sangat penting dalam mencegah terjadinya bencana akibat hujan. Dengan pengawasan yang baik, potensi genangan dan banjir dapat diminimalisir.

Pramono menghimbau agar masyarakat tetap waspada, "Hujan di daerah sekitar Jakarta dapat berdampak langsung pada kondisi ibu kota," menyoroti pentingnya kerjasama yang baik antara berbagai institusi dalam menghadapi tantangan cuaca.

Baca juga: Cara Menunjukkan Cinta kepada Pasangan Tanpa Kata-kata

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi

Sumber:

Author
TERPOPULER
BERITA TERBARU