Kasus influenza di Amerika Serikat mengalami lonjakan signifikan, mencapai level tertinggi dalam 25 tahun terakhir. Hampir seluruh negara bagian mencatat peningkatan, dipicu oleh varian baru influenza A (H3N2) subclade K, sering disebut sebagai 'super flu'.
Baca juga: Makanan Kaya Vitamin C untuk Tingkatkan Daya Tahan Tubuh
Data dari Pusat Pengendalian dan Pencegahan Penyakit (CDC) menunjukkan, kunjungan ke dokter karena gejala mirip influenza mencapai 8,2 persen pada akhir tahun lalu. Ini meningkat dari angka 6,7 persen di periode yang sama tahun sebelumnya.
Kondisi Kesehatan Masyarakat di AS
Ahli epidemiologi dari Johns Hopkins Center for Health Security, Dr. Caitlin Rivers, mengungkapkan, 'Ini jelas tahun yang sangat berat. Kita belum pernah melihat kondisi seperti ini setidaknya dalam dua dekade terakhir.' Pernyataan ini menunjukkan betapa mendesaknya situasi kesehatan masyarakat saat ini.
Banyak wilayah di AS masih berada pada fase puncak penularan, sehingga meningkatkan beban pada layanan kesehatan. Di Massachusetts, otoritas kesehatan melaporkan ada tekanan serius di rumah sakit yang kesulitan menangani jumlah pasien, terutama anak-anak yang mengalami kondisi parah.
Baca juga: Cara Menunjukkan Cinta kepada Pasangan Tanpa Kata-kata
Dampak Lonjakan Kasus Influenza
CDC memperkirakan sekitar 11 juta orang terinfeksi flu musim ini, dengan 120 ribu pasien dirawat di rumah sakit dan sekitar 5.000 orang meninggal. Angka kematian ini termasuk sembilan anak, menandakan bahwa dampak dari lonjakan ini sangat serius.
Lonjakan kasus ini dianggap tidak biasa, terutama setelah musim flu tahun lalu yang juga berat. 'Kami melihat anak-anak sakit parah, keluarga yang kehilangan orang tercinta, dan rumah sakit yang berada di bawah tekanan kapasitas,' ungkap Komisioner Kesehatan Publik Massachusetts, dr. Robbie Goldstein.
Strategi Vaksinasi dan Pencegahan
Di tengah krisis ini, para ahli mendorong masyarakat untuk melakukan vaksinasi sebagai langkah pencegahan penting. Dr. Michael Osterholm dari University of Minnesota mengatakan, 'Jika belum divaksin, lakukan sekarang. Jangan menunggu.'
Namun, CDC mencatat adanya tren penurunan tingkat vaksinasi flu, baik di kalangan anak-anak maupun orang dewasa. Hal ini dapat memperburuk situasi, meskipun vaksin flu terbukti dapat melindungi dari sakit berat dan kematian, walaupun tidak sepenuhnya mencegah infeksi.
Baca juga: Sepatu Putih: Aksesori Fashion Tak Lekang Oleh Waktu
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi
Sumber: