Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung mengantisipasi potensi penyebaran kasus Super Flu setelah varian baru influenza A (H3N2) subclade K dilaporkan telah tiba di Indonesia.
Baca juga: Peluncuran Smartphone Terbaru Realme dengan Baterai 15.000 mAh dan Chill Fan Phone
Meskipun belum ada laporan resmi kasus di Jakarta, Pramono meminta Kepala Dinas Kesehatan DKI, Ani Ruspitawati, untuk mempersiapkan langkah-langkah antisipasi.
Status Terkini Kasus Super Flu di Indonesia
Hingga akhir Desember 2025, 62 kasus Super Flu telah terdeteksi di delapan provinsi di Indonesia, dengan Jawa Timur, Kalimantan Selatan, dan Jawa Barat sebagai daerah dengan kasus terbanyak.
Mayoritas kasus ini terjadi pada anak-anak dan perempuan, yang menunjukkan perlunya langkah mitigasi yang cepat dan efektif untuk mencegah penularan lebih luas.
Data ini menuntut perhatian khusus dari pemerintah daerah dan masyarakat guna bersama-sama mengatasi ancaman kesehatan.
Baca juga: Realme Luncurkan Smartphone dengan Baterai 15.000 mAh dan Teknologi Pendingin Canggih
Rekomendasi dari Kementerian Kesehatan
Juru Bicara Kemenkes RI, Widyawati, menyampaikan bahwa gejala Super Flu umumnya mirip dengan flu musiman, antara lain demam, batuk, pilek, sakit kepala, dan nyeri tenggorokan.
Dia juga menekankan pentingnya perilaku hidup bersih dan sehat, seperti mencuci tangan dan mengonsumsi makanan bergizi, untuk menjaga kesehatan.
Widyawati kembali mengingatkan masyarakat untuk melakukan vaksinasi influenza tahunan, terutama bagi kelompok rentan seperti lansia dan ibu hamil.
Langkah-Langkah Antisipasi Gubernur Jakarta
Gubernur Pramono menegaskan pentingnya kesiapan Jakarta meskipun hingga saat ini belum ada laporan resmi tentang kasus Super Flu.
Sebagai langkah antisipasi, komunikasi telah dilakukan dengan Menteri Kesehatan untuk memantau situasi terkini seputar penyebaran virus.
Pramono menekankan, "Toh kalau ada pun kita juga harus bersiap," mencerminkan perlunya kesiapsiagaan dalam menghadapi risiko kesehatan bagi warganya.
Baca juga: Fengshui Meja Kerja: Cara Sederhana Meningkatkan Produktivitas
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi
Sumber: