Kamis, 01 JANUARI 2026 • 11:50 WIB

Tanggapan BGN Soal Viral Minuman Rasa Susu Impor dari China

Author

Tanggapan BGN Soal Viral Minuman Rasa Susu Impor dari China

Badan Gizi Nasional (BGN) memberikan respons tegas terkait viralnya produk minuman rasa susu yang diduga diimpor dari China. Larangan ketat terhadap penggunaan bahan pangan impor dalam program Menu Makan Bergizi (MBG) tetap menjadi prioritas pemerintah.

Baca juga: Apple Siapkan iPhone 17 Series Tanpa Slot SIM Tray: Inovasi atau Tantangan?

Kekhawatiran warga pun mencuat setelah foto kemasan produk tersebut beredar di media sosial, menyoroti asal produksi dari Jinan City, Shandong, China. Hal ini mengundang perhatian masyarakat akan pentingnya kemandirian pangan dalam program pemerintah.

Isu Viral Seputar Minuman Rasa Susu

Beberapa hari terakhir, isu mengenai minuman rasa susu telah menjadi perbincangan hangat di berbagai platform media sosial. Foto kemasan produk tersebut menampilkan keterangan bahwa produk itu diproduksi di Jinan City, Shandong, China, yang menyebabkan keprihatinan di kalangan netizen.

Salah satu pengguna di media sosial X mencurahkan kekhawatirannya, menyatakan, 'Sedih dok susunya ini, dari China pula, Allahuakbar,' mengindikasikan ketidakpuasan masyarakat terhadap keberadaan produk impor yang dianggap tidak sesuai dengan standar gizi.

Baca juga: Keamanan dan Manfaat Lari Malam: Apa yang Perlu Diketahui?

Regulasi BGN Terkait Bahan Pangan dalam MBG

Nanik Sudaryati Deyang, Wakil Kepala BGN, menjelaskan bahwa terdapat regulasi ketat mengenai penggunaan bahan pangan dalam program MBG. 'Tidak boleh sedikitpun bahan pangan MBG berasal dari impor. BGN tidak pernah memberikan izin penggunaan susu atau produk impor apa pun,' ujarnya.

Ia menambahkan bahwa semua satuan pelayanan pemenuhan gizi (SPPG) di daerah wajib mematuhi aturan ini. Mengingat MBG adalah program prioritas, pelanggaran yang dilakukan akan menghadapi sanksi yang tegas.

Langkah Proaktif BGN Mengatasi Temuan Publik

Nanik menegaskan komitmen BGN untuk menangani potensi pelanggaran yang mungkin terjadi. 'Kalau terbukti digunakan, akan kami tindak keras, termasuk sanksi hingga penghentian sementara atau suspend,' jelasnya, menunjukkan keseriusan dalam penegakan aturan.

Sebagai bagian dari upaya tersebut, BGN membuka ruang pengawasan publik. 'Jika masyarakat menemukan susu impor, silakan laporkan melalui call center BGN di nomor 127,' tutup Nanik, mendorong keterlibatan masyarakat dalam memastikan kualitas bahan pangan.

Baca juga: Mengapa Finfluencer Penting untuk Keuangan Anda

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi

Sumber:

Author
TERPOPULER
BERITA TERBARU