Menjalani rutinitas berjalan kaki selama 30 menit setiap hari memberikan efek yang signifikan bagi kesehatan jantung dan pengendalian gula darah.
Baca juga: Menemukan Cinta Diri: Pentingnya Self Love dalam Kehidupan
Aktivitas sederhana ini menjadi salah satu cara yang efektif untuk meningkatkan kesehatan secara keseluruhan.
Jalan Kaki Meningkatkan Kesehatan Jantung
Jalan kaki memiliki dampak positif yang signifikan pada kesehatan jantung. Dr. Iwan Wahyu Utomo, AIFO.K, menjelaskan, "Kalau dilakukan minimal 30 menit tanpa banyak berhenti, jalan kaki itu membantu meningkatkan kerja jantung dan daya tahan tubuh."
Gerakan stabil selama berjalan memperkuat kemampuan jantung untuk memompa darah secara efisien. Menurut Dr. Iwan, berjalan dengan kecepatan yang lebih tinggi juga memiliki keuntungan tambahan, karena dapat mempercepat pembakaran kalori serta meningkatkan stamina.
Baca juga: Makanan Kaya Vitamin C untuk Tingkatkan Daya Tahan Tubuh
Peran Jalan Kaki dalam Mengontrol Gula Darah
Aktivitas berjalan kaki juga sangat penting dalam pengaturan gula darah. Dr. Iwan menyatakan, "Aktivitas fisik seperti jalan kaki membantu tubuh menggunakan gula darah sebagai sumber energi, sehingga kadar glukosa tidak menumpuk dalam darah."
Dengan risiko cedera yang rendah, jalan kaki sangat direkomendasikan bagi individu yang jarang berolahraga serta mereka yang hidup dengan diabetes. Dr. Iwan menyarankan pemula untuk memulai dengan durasi 10 menit dan perlahan-lahan meningkatkannya menjadi 30 menit untuk manfaat yang maksimal.
Aman dan Efektif: Memastikan Jalan Kaki Bermanfaat
Meskipun jalan kaki adalah kegiatan yang aman, tetap penting untuk memahami batasan fisik saat melakukannya. Jika seseorang mengalami gejala seperti nyeri dada atau sesak napas, Dr. Iwan merekomendasikan untuk segera menghentikan aktivitas tersebut.
Ia juga menekankan bahwa menjaga suasana yang tenang dan rileks saat berjalan sangat krusial. "Jalan kaki itu bukan cuma soal fisik, tapi juga bikin pikiran lebih tenang," ujarnya, sehingga manfaat dari jalan kaki meliputi aspek fisik dan mental.
Baca juga: Merevolusi Perawatan Keguguran dengan Kecerdasan Buatan
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi
Sumber: