Seorang wanita asal China mengalami pankreatitis parah akibat menjalani diet ekstrem yang hanya mengandung dada ayam dan kembang kol selama enam bulan.
Baca juga: Dolby Vision 2: Inovasi Teknologi Visual Dengan Kecerdasan Buatan
Meskipun awalnya bertujuan untuk menurunkan berat badan, diet ini berujung pada kondisi kesehatan yang mengancam nyawa.
Kisah Diet Ekstrem dan Akibatnya
Diet ekstrem seringkali menjadi pilihan bagi orang-orang yang ingin menurunkan berat badan dengan cepat. Pengalaman wanita ini menunjukkan betapa berbahayanya praktik tersebut.
Selama enam bulan, ia hanya mengonsumsi dada ayam dan kembang kol, dengan kadangkala menambahkan beberapa iris kentang. Meskipun berat badannya mulai berkurang, ia mengalami gejala serius ketika tubuhnya mulai melemah.
Setelah merasakan nyeri tajam di perut, wanita tersebut memutuskan untuk memeriksakan diri ke dokter. Diagnosisnya adalah pankreatitis berat, sebuah kondisi yang bisa berakibat fatal.
Baca juga: Menjaga Kesehatan Mental di Era Modern: Tips untuk Generasi Muda
Pankreatitis dan Risiko Kesehatan
Pankreatitis adalah peradangan pada pankreas yang dapat memicu gejala serius dan berisiko mengancam nyawa. Dalam kasus ini, kadar serum amilase wanita tersebut tercatat mencapai 10 kali lipat di atas batas normal.
Dokter menjelaskan bahwa amilase adalah enzim yang dihasilkan oleh pankreas untuk membantu memecah karbohidrat. Ketidakseimbangan dalam asupan gizi dapat mengganggu produksi normal enzim ini.
Selama konsultasi, dokter menekankan bahwa diet yang terlalu rendah kalori tidak selalu lebih sehat, dan kondisi ini dapat memicu peradangan pada pankreas.
Pentingnya Menjaga Keseimbangan Nutrisi
Kejadian ini menjadi pengingat bahwa penurunan berat badan harus dilakukan dengan cara yang sehat dan seimbang. Asupan yang baik mencakup karbohidrat, protein, lemak, serta vitamin dan mineral.
Dokter yang menangani pasien tersebut mengingatkan agar masyarakat tidak sembarangan dalam menjalani diet. Melakukan defisit kalori yang wajar sambil tetap memprioritaskan keseimbangan gizi adalah pendekatan yang lebih aman.
Saran ini bertujuan agar individu dapat menjaga kesehatan tubuh secara optimal tanpa harus mengambil risiko melalui diet ekstrem yang tidak teruji.
Baca juga: Patung Superhero Anggota DPR RI Dirusak, Ahmad Sahroni Cerita di Balik Koleksinya
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi
Sumber: