Senin, 01 DESEMBER 2025 • 18:47 WIB

Dampak Bencana Hidrometeorologi Terhadap Ketahanan Pangan di Indonesia

Author

Dampak Bencana Hidrometeorologi Terhadap Ketahanan Pangan di Indonesia

Bencana hidrometeorologi, seperti banjir dan kekeringan, semakin sering terjadi di Indonesia dan mengancam ketahanan pangan di berbagai daerah.

Baca juga: Kunto Aji Bicara Tanggung Jawab Anggota Dewan di DPR

Dengan pola cuaca yang berubah-ubah, banyak petani harus berjuang untuk tetap menghasilkan pangan yang cukup untuk kebutuhan masyarakat.

Dampak Banjir Terhadap Pertanian

Banjir yang melanda seringkali merusak lahan pertanian, mengakibatkan tanaman mati dan hasil panen menjadi tidak optimal.

Menurut Badan Meteorologi dan Klimatologi, intensitas hujan yang meningkat menyebabkan terjadinya banjir di berbagai wilayah, terutama di pulau-pulau yang padat penduduk.

Baca juga: Cara Menunjukkan Cinta kepada Pasangan Tanpa Kata-kata

Kekeringan dan Krisis Air

Kekeringan yang berkepanjangan tidak hanya membuat tanah menjadi kering, tetapi juga mengurangi ketersediaan air bersih untuk pertanian.

Dalam beberapa kasus, sejumlah daerah di Indonesia mengalami penurunan drastis dalam produksi pangan akibat tidak ada air untuk irigasi.

Strategi Adaptasi Petani Menghadapi Bencana

Untuk mengatasi dampak dari perubahan cuaca, banyak petani mulai beralih ke metode pertanian yang lebih tahan terhadap bencana.

Program pelatihan yang diadakan oleh pemerintah dan lembaga swadaya masyarakat membantu petani memahami teknologi baru yang dapat meningkatkan ketahanan pangan.

Baca juga: Fenomena Film KPop Demon Hunters di Netflix

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi

Sumber:

Author
TERPOPULER
BERITA TERBARU