Laporan dari Ecoton mengungkap bahwa mikroplastik terdeteksi di udara 18 kota di seluruh Indonesia, dengan Jakarta Pusat mencatat konsentrasi tertinggi.
Baca juga: Realme Luncurkan Smartphone dengan Baterai 15.000 mAh dan Teknologi Pendingin Canggih
Analisis yang dilakukan antara Mei hingga Juli 2025 menunjukkan ukuran mikroplastik berkisar antara 0,02 hingga 1,72 milimeter.
Temuan dan Analisis Mikroplastik di Udara
Mikroplastik ditemukan di udara di berbagai lokasi seperti Kupang, Jakarta Pusat, Surabaya, dan beberapa kota lainnya. Data menunjukkan bahwa fragmen, serat, dan film dari kemasan sekali pakai, pakaian sintetis, serta botol plastik menjadi sumber utama mikroplastik.
Konsentrasi mikroplastik tertinggi tercatat di Jakarta Pusat, dengan 37 partikel dalam dua jam pengukuran. Data ini diperoleh dari pengukuran pasif di titik-titik strategis, termasuk Pasar Tanah Abang yang ramai.
Menurut Ecoton, aktivitas di Pasar Tanah Abang menciptakan kondisi ideal untuk pelepasan mikroplastik ke udara, berkat banyaknya interaksi dan penggunaan plastik sekali pakai.
Baca juga: Merevolusi Perawatan Keguguran dengan Kecerdasan Buatan
Perbandingan dengan Lokasi Lain
Sebaliknya, mikroplastik terendah tercatat di Malang, dengan hanya dua partikel dalam dua jam pengukuran. Pengukuran dilakukan di daerah dengan lalu lintas rendah dan tanpa aktivitas pembakaran sampah.
Pengukuran di Jakarta menunjukkan bahwa jumlah mikroplastik yang dihirup manusia cukup signifikan. 'Jika diasumsikan seseorang menghirup sekitar 500 liter udara per jam saat beraktivitas ringan, maka udara di Jakarta mengandung debu dan partikel mikroplastik tiap jamnya,' ujar Ecoton.
Dampak Kesehatan dan Tindakan yang Diperlukan
Mikroplastik yang halus berpotensi menyebabkan masalah kesehatan serius, dengan partikel ini dapat menembus sistem pernapasan dan memicu respon peradangan. Dampaknya, bisa mengakibatkan kerusakan jaringan dan perubahan perilaku sel epitel.
'Partikel berukuran sangat kecil, termasuk nanoplastik dapat menembus penghalang alveolar–kapiler dan terbawa ke organ tubuh,' tambah Ecoton.
Ecoton pun mendesak Kementerian Lingkungan Hidup untuk mengambil langkah strategis, seperti melarang pembakaran sampah di ruang terbuka dan meningkatkan fasilitas pemilahan sampah. Temuan sebelumnya juga menunjukkan adanya mikroplastik dalam air hujan di Jakarta.
Baca juga: Cara Menunjukkan Cinta kepada Pasangan Tanpa Kata-kata
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi
Sumber: