Kamis, 13 NOVEMBER 2025 • 14:44 WIB

Pentingnya Menyadari Xerostomia: Kesehatan Mulut dan Dampaknya untuk Kesehatan Sistemik

Author

Pentingnya Menyadari Xerostomia: Kesehatan Mulut dan Dampaknya untuk Kesehatan Sistemik

Kondisi mulut kering, atau yang dikenal dengan xerostomia, sering kali menjadi tanda adanya masalah kesehatan yang lebih mendalam. Menurut drg. Febrina Rahmayanti dari Universitas Indonesia, penurunan produksi air liur dapat menyebabkan dampak serius bagi kesehatan secara keseluruhan.

Baca juga: Mengapa Finfluencer Penting untuk Keuangan Anda

Lebih dari sekadar masalah lokal, kehilangan kelembapan di mulut ini berpotensi memicu berbagai penyakit di organ lain. Oleh karena itu, memahami kondisi ini dan mengambil langkah preventif menjadi sangat penting.

Pemahaman Tentang Xerostomia

Xerostomia merupakan istilah medis untuk menjelaskan kondisi mulut kering yang disebabkan oleh kurangnya produksi air liur. Meskipun bisa bersifat sementara akibat stres, kondisi ini dapat menjadi kronis dan menandakan adanya masalah medis yang lebih besar.

Air liur memiliki peran kunci dalam menjaga keseimbangan mikroorganisme di mulut. Ketika jumlah air liur tidak memadai, hal ini dapat menyebabkan disbiosis, yang meningkatkan risiko infeksi oleh virus, bakteri, hingga jamur.

Baca juga: Sri Mulyani: Cinta Indonesia Meski Menghadapi Penjarahan

Dampak Kesehatan dari Xerostomia

Kualitas kesehatan mulut memiliki pengaruh signifikan terhadap berbagai penyakit sistemik. Menurut drg. Febrina, infeksi gusi yang tidak ditangani dapat meningkatkan risiko penyakit jantung dan gangguan kesehatan lainnya seperti diabetes dan osteoporosis.

Keadaan kesehatan yang diabaikan di area mulut dapat memiliki konsekuensi yang serius, termasuk meningkatkan kemungkinan stunting, terutama pada anak-anak. Ini menegaskan perlunya perhatian lebih terhadap kesehatan mulut sebagai bagian penting dari kesejahteraan.

Urgensi Kolaborasi dalam Penanganan Kesehatan Mulut

Dalam pernyataannya, drg. Febrina menekankan pentingnya kolaborasi lintas disiplin dalam penanganan kesehatan mulut. Ia menyebutkan bahwa kesehatan mulut harus menjadi bagian dari Sustainable Development Goals (SDGs) yang bertujuan untuk peningkatan kesehatan dan kesejahteraan masyarakat.

Kolaborasi antara dokter gigi, dokter umum, dan pembuat kebijakan sangat diperlukan untuk menciptakan pendekatan komprehensif dalam menangani masalah kesehatan yang berkaitan dengan mulut.

Baca juga: Fenomena Film KPop Demon Hunters di Netflix

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi

Sumber:

Author
TERPOPULER
BERITA TERBARU