Sabtu, 25 OKTOBER 2025 • 11:39 WIB

Memahami Skin Purging: Proses dan Cara Menghadapinya

Author

Memahami Skin Purging: Proses dan Cara Menghadapinya

Skin purging adalah fenomena yang sering terjadi saat menggunakan produk perawatan kulit baru. Meskipun menimbulkan kecemasan, memahami proses ini penting untuk kesehatan kulit.

Baca juga: Makanan Kaya Vitamin C untuk Tingkatkan Daya Tahan Tubuh

Proses ini ditandai oleh kemunculan jerawat dan iritasi sementara, yang bisa diatasi dengan pengetahuan yang tepat. Artikel ini akan menjelaskan lebih dalam tentang apa itu skin purging dan cara menghadapinya.

Apa itu Skin Purging?

Skin purging merujuk pada fase di mana kulit mengalami peningkatan jerawat dan komedo setelah pemakaian produk baru, dengan rentang waktu sekitar 4 hingga 6 minggu. Fase ini terjadi akibat percepatan siklus pergantian sel kulit, yang menjadikan kotoran dalam pori-pori terdorong ke permukaan.

Proses purging berbeda dengan jerawat biasa, di mana peningkatan jerawat bersifat sementara dan biasanya diikuti oleh perbaikan tampilan kulit. "Skin purging adalah respons normal dari kulit terhadap beberapa topikal aktif, terutama yang berfungsi untuk meningkatkan pergantian sel," ungkap Dr. Joshua Zeichner, seorang dermatologis terkemuka.

Dengan memahami karakteristik skin purging, pengguna produk perawatan kulit akan lebih tenang dan tidak panik menghadapi kemunculan jerawat.

Baca juga: Aksi Pria Berkostum Ojol di Atas Kereta KRL Cikini Viral di Media Sosial

Penyebab Skin Purging

Salah satu penyebab utama skin purging adalah produk yang mengandung bahan aktif, seperti asam salisilat, retinoid, dan asam glikolat. Bahan-bahan ini mempercepat pengelupasan sel-sel mati yang sebelumnya terperangkap dalam kantong minyak, sehingga menyebabkan kemunculan jerawat.

Penggunaan produk yang tidak sesuai dengan jenis kulit juga bisa memperburuk kondisi. Misalnya, individu dengan kulit sensitif harus berhati-hati ketika mencoba produk berbahan keras yang dapat menyebabkan purging.

Perubahan hormonal, seperti yang dialami oleh remaja dan wanita hamil, juga dapat memicu skin purging. Kondisi ini sering kali memperburuk kesehatan kulit, tanpa terpengaruh oleh penggunaan produk baru.

Cara Menghadapi Skin Purging

Menghadapi skin purging membutuhkan kesabaran. Penting bagi individu untuk tetap tenang dan tidak terburu-buru mengganti produk, kecuali iritasi semakin parah.

Ahli merekomendasikan untuk tetap pada rutinitas pembersihan yang lembut dengan menggunakan pembersih ringan dan melembapkan kulit. Ini akan membantu mengurangi gejala dan mempercepat perdamaian kulit.

Hindari memencet jerawat atau komedo yang muncul, karena ini dapat meningkatkan risiko infeksi dan peradangan. Jika gejala tidak membaik setelah 6 minggu, sebaiknya konsultasikan dengan dermatologis untuk evaluasi lebih lanjut.

Baca juga: Tips Menjaga Kesehatan Mata di Era Digital

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi

Sumber:

Author
TERPOPULER
BERITA TERBARU