Kamis, 16 OKTOBER 2025 • 16:59 WIB

Inovasi Superwood: Material Konstruksi Masa Depan yang Kuat dan Ringan

Author

Inovasi Superwood: Material Konstruksi Masa Depan yang Kuat dan Ringan

Perusahaan asal Amerika Serikat, InventWood, baru saja memperkenalkan Superwood, material inovatif yang diklaim 10 kali lebih kuat dari baja berdasarkan beratnya dan enam kali lebih ringan.

Baca juga: Bursa Transfer Musim Panas 2025: Liverpool Rekor Transfer Termahal

Dengan potensi yang luar biasa, material ini diharapkan dapat merevolusi dunia konstruksi dengan dampak lingkungan yang lebih rendah dibandingkan dengan baja.

Inovasi dan Pengembangan Superwood

Lebih dari satu dekade lalu, peneliti Liangbing Hu dari University of Maryland mulai bereksperimen untuk mengubah struktur alami kayu menjadi material yang lebih kuat. Penelitiannya terfokus pada selulosa, komponen utama dari serat tumbuhan yang menentukan kekuatan kayu.

Salah satu eksperimen awal Hu menghasilkan kayu transparan dengan menghilangkan sebagian lignin. Namun, terobosan signifikan terjadi pada tahun 2017 ketika Hu mengembangkan metode perlakuan kimia diikuti oleh tekanan panas tinggi untuk memperkuat selulosa dan meruntuhkan struktur sel kayu.

Hasil studi yang dipublikasikan dalam jurnal Nature menunjukkan rasio kekuatan terhadap berat Superwood yang melampaui sebagian besar logam dan paduan struktural. Temuan ini membuka babak baru untuk material berbasis kayu dalam konstruksi.

Baca juga: Mengapa Finfluencer Penting untuk Keuangan Anda

Kemampuan dan Aplikasi Superwood

InventWood kini telah mulai memproduksi Superwood secara komersial di pabriknya di Frederick, Maryland. CEO perusahaan, Alex Lau, menyebut Superwood sebagai material yang 'berperilaku seperti kayu, tetapi jauh lebih kuat dan ringan.'

Penggunaan Superwood dapat membuat bangunan hingga empat kali lebih ringan, juga meningkatkan kemudahan dalam proses konstruksi serta ketahanan terhadap gempa. Rencana awal perusahaan adalah memfokuskan Superwood untuk aplikasi luar ruangan seperti dek dan pelapis dinding eksterior.

Dalam rencana mendatang, InventWood berencana memperluas penggunaan Superwood dalam interior bangunan, termasuk sebagai panel dinding, lantai, dan furnitur. Selain itu, material ini dapat menggantikan komponen logam seperti sekrup dan paku, membuka berbagai aplikasi baru dalam konstruksi.

Dampak Lingkungan dan Tantangan

Meskipun proses produksi Superwood memiliki jejak karbon yang lebih besar dibandingkan dengan kayu biasa, emisi yang dihasilkan 90% lebih rendah dibandingkan baja. Ini menunjukkan komitmen InventWood untuk menjadikan Superwood sebagai pesaing baja, bukan sekadar alternatif kayu.

Superwood dimodifikasi hingga ke tingkat molekuler, memberikan kekuatan dan serbaguna yang lebih baik dibandingkan dengan kayu rekayasa lainnya. Proses ini mampu diterapkan pada 19 jenis kayu dan bambu, memperluas jangkauan penggunaannya.

Tren konstruksi berbasis kayu terus berkembang, dengan beberapa pencakar langit kayu mulai berdiri di berbagai kota besar. Menurut Profesor Philip Oldfield dari University of New South Wales, 'Superwood dapat memungkinkan arsitek merancang struktur yang lebih luas.' Namun, industri konstruksi tetap bersikap hati-hati dan memerlukan edukasi serta dukungan regulatori untuk memperluas penggunaan material ini.

Baca juga: Menjaga Kesehatan Mental di Tengah Kesibukan

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi

Sumber:

Author
TERPOPULER
BERITA TERBARU