Saat memilih sepatu untuk berolahraga, banyak orang bingung antara sepatu running dan sepatu training yang memiliki fungsi berbeda. Memilih sepatu yang tepat akan memengaruhi kenyamanan dan performa selama berolahraga.
Baca juga: Menemukan Cinta Diri: Pentingnya Self Love dalam Kehidupan
Oleh karena itu, penting untuk memahami perbedaan antara keduanya agar dapat menggandeng kenyamanan dan efektivitas dalam beraktivitas fisik.
Desain dan Struktur
Sepatu running biasanya memiliki desain yang lebih ringan dan aerodinamis dibandingkan sepatu training. Hal ini bertujuan untuk memberikan kecepatan dan kenyamanan saat berlari di lintasan atau jalanan.
Sementara itu, sepatu training dirancang dengan struktur yang lebih kokoh dan stabil untuk mendukung berbagai jenis gerakan, termasuk lompatan, sisi ke sisi, maupun gerakan vertikal.
Biasanya, sepatu training juga memiliki sol yang lebih tebal untuk menyerap benturan ketika melakukan aktivitas yang lebih intens seperti melompat atau berlari cepat.
Kedua jenis sepatu ini memiliki kegunaannya masing-masing, tergantung aktivitas olahraga yang akan dilakukan.
Bahan dan Teknologi
Sepatu running sering menggunakan bahan yang lebih ringan dan breathable untuk menjaga kaki tetap sejuk saat berlari. Teknologi ini membantu sirkulasi udara di dalam sepatu, sehingga kaki tidak cepat berkeringat.
Baca juga: Kunto Aji Soroti Tanggung Jawab Anggota DPR dan Keresahan Sosial Masyarakat
Di sisi lain, sepatu training biasanya menggunakan bahan yang lebih tahan lama dan kuat, dengan tambahan dukungan untuk pergelangan kaki. Ini penting untuk mencegah cedera saat melakukan gerakan yang mendukung berbagai jenis latihan.
Beberapa brand juga menawarkan teknologi bantalan khusus pada sepatu running untuk menjaga kenyamanan saat berlari jauh. Bust yang lembut ini sangat membantu mengurangi dampak pada sendi saat berlari.
Teknologi yang dipakai pada sepatu training lebih difokuskan pada kestabilan dan daya cengkeram untuk berbagai permukaan.
Kesesuaian dengan Aktivitas Olahraga
Sepatu running paling cocok untuk aktivitas berlari di lintasan atau jalan, apalagi jika jarak tempuh cukup jauh. Dengan desain yang lebih ringan, sepatu ini membantu meningkatkan performa saat berlari.
Sementara itu, sepatu training lebih ideal untuk berbagai macam latihan kebugaran, seperti HIIT, angkat beban, atau senam, yang membutuhkan berbagai gerakan dan dukungan ekstra.
Bagi yang suka melakukan kedua jenis olahraga tersebut, memiliki sepatu khusus untuk masing-masing jenis akan sangat membantu. Ini karena setiap jenis sepatu dirancang sesuai dengan kebutuhan dan tuntutan gerakan.
Penggunaan sepatu yang tidak sesuai bisa mengakibatkan ketidaknyamanan, bahkan cedera pada kaki.
Baca juga: Tips Fengshui untuk Tidur yang Lebih Nyenyak di Kamar Tidur
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi
Sumber: