Senin, 29 SEPTEMBER 2025 • 15:56 WIB

Mengurangi Penggunaan Gadget Sebelum Tidur: Manfaat 'Digital Fasting'

Author

Mengurangi Penggunaan Gadget Sebelum Tidur: Manfaat 'Digital Fasting'

Dalam era digital, penggunaan gadget semakin meluas dan menjadi bagian penting dari kehidupan sehari-hari. Namun, kebiasaan baru yang dikenal sebagai 'digital fasting' mengusulkan untuk melepaskan gadget satu jam sebelum tidur demi kesehatan yang lebih baik.

Baca juga: Peluncuran Denza D9: MPV Mewah dengan Penawaran Harga Menarik

Praktik ini bertujuan untuk mengurangi paparan layar yang berlebihan, sehingga dapat meningkatkan kualitas tidur dan kesehatan mental. Penelitian menunjukkan bahwa kebiasaan ini dapat membawa dampak positif bagi individu yang mengadopsinya.

Pengertian Digital Fasting

Digital fasting adalah praktik menanggalkan atau mengurangi penggunaan gadget dan perangkat digital sebelum tidur. Konsep ini muncul di tengah meningkatnya perhatian terhadap dampak penggunaan teknologi berlebihan pada kesehatan.

Istilah ini merujuk pada kebiasaan sengaja untuk tidak menggunakan gadget dalam rentang waktu tertentu, terutama sebelum tidur. Hal ini bertujuan untuk memberikan ruang bagi tubuh dan pikiran untuk bersiap menghadapi jam istirahat tanpa gangguan dari layar.

Dalam praktiknya, digital fasting dapat meliputi penghentian penggunaan smartphone, tablet, atau komputer setidaknya satu jam sebelum tidur. Rencana ini semakin banyak dilakukan berdasarkan temuan penelitian yang menunjukkan bahwa paparan cahaya biru dari layar dapat mengganggu produksi melatonin, hormon yang mengatur siklus tidur.

Baca juga: Aksi Pria Berkostum Ojol di Atas Kereta KRL Cikini Viral di Media Sosial

Dampak Positif Digital Fasting

Berbagai studi menunjukkan bahwa mengurangi penggunaan gadget sebelum tidur dapat meningkatkan kualitas tidur. Salah satu penelitian yang dilakukan oleh National Sleep Foundation mengungkapkan bahwa individu yang mengambil waktu jauh dari perangkat digital sebelum beristirahat mengalami tidur yang lebih nyenyak.

Selain itu, digital fasting juga berkontribusi pada kesehatan mental. Dengan berkurangnya interaksi dengan media sosial dan konten digital, individu dapat mengurangi tingkat kecemasan dan stres yang sering kali muncul akibat informasi yang berlebihan.

Sebagai tambahan, menerapkan digital fasting dapat meningkatkan produktivitas. Ketika seseorang mengatur waktu tanpa gadget, mereka cenderung lebih fokus pada aktivitas lain, seperti membaca buku atau melakukan relaksasi sebelum tidur.

Cara Menerapkan Digital Fasting

Untuk menerapkan digital fasting, individu dapat mulai dengan menentukan waktu pemutusan yang jelas sebelum tidur. Disarankan untuk mematikan perangkat setidaknya satu jam sebelumnya, sehingga memberi waktu bagi tubuh untuk beradaptasi.

Selain mematikan perangkat, menciptakan rutinitas malam tanpa gadget juga sangat penting. Aktivitas seperti meditasi, membaca, atau mendengarkan musik santai dapat menjadi alternatif yang membantu menenangkan pikiran.

Agar hasilnya lebih maksimal, pengguna juga disarankan untuk menciptakan suasana tidur yang nyaman dan mendukung. Dengan pencahayaan yang redup dan suasana tenang, waktu menjelang tidur dapat menjadi pengalaman yang lebih menyehatkan.

Baca juga: Berbagai Makanan Sehari-hari Ternyata Mengandung Gula Tersembunyi

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi

Sumber:

Author

Ajeng

Editor
TERPOPULER
BERITA TERBARU