tastetrip.id – Tidur di ruangan yang terlalu terang ternyata mampu memberikan dampak negatif bagi kesehatan otak. Hal ini sering kali tidak disadari oleh banyak orang, padahal kondisi cahaya saat tidur sangat berpengaruh pada kualitas istirahat mereka.
Pengaruh Cahaya Terhadap Pola Tidur
Cahaya punya peran penting dalam mengatur ritme sirkadian, yaitu jam biologis tubuh kita yang menentukan kapan kita harus tidur dan bangun. Ketika kita tidur di ruangan yang terang, tubuh menerima sinyal yang memicu untuk terjaga, sehingga sulit untuk mencapai tidur yang dalam.
Sebuah studi yang diterbitkan dalam Journal of Clinical Sleep Medicine menunjukkan bahwa peserta yang tidur di ruangan terang mengalami lebih banyak gangguan tidur dibandingkan mereka yang tidur dalam kegelapan. Ini mengindikasikan bahwa cahaya terang dapat mengganggu siklus tidur alami kita.
Salah satu jenis cahaya yang paling berpengaruh adalah cahaya biru, yang biasanya dipancarkan oleh gadget dan lampu LED. Berbagai penelitian mengkonfirmasi bahwa cahaya biru ini bisa menghambat produksi melatonin, hormon penting yang membantu kita merasa mengantuk.
Dampak Cahaya Terang pada Kesehatan Mental
Tidur yang terputus akibat cahaya terang tidak hanya berpengaruh pada fisik tetapi juga kesehatan mental kita. Penelitian menunjukkan bahwa kurang tidur bisa memperburuk gejala depresi dan kecemasan.
Ketika tidur tidak berkualitas, fungsi kognitif seperti konsentrasi, daya ingat, dan kemampuan pemecahan masalah pun terganggu. Hal ini menjadi persoalan nyata bagi mereka yang bekerja dengan tuntutan mental yang tinggi.
Sebuah tinjauan literatur dalam Sleep Medicine Reviews menegaskan adanya hubungan langsung antara kualitas tidur dan kesehatan mental. Oleh karena itu, perhatian terhadap kualitas tidur harus menjadi prioritas untuk menjaga kesehatan mental yang baik.
Cara Menciptakan Lingkungan Tidur yang Sehat
Untuk mendapatkan lingkungan tidur yang ideal, sangat penting untuk menjauhi sumber cahaya terang sebelum tidur. Penggunaan tirai gelap atau penutup jendela dapat membantu meredupkan cahaya dari luar.
Matikan juga gadget yang memancarkan cahaya biru minimal satu jam sebelum tidur. Jika tidak memungkinkan, aplikasi filter cahaya biru pada gadget bisa menjadi solusi untuk mengurangi paparan cahaya.
Terakhir, pengaturan suasana tidur dengan lampu yang lembut dapat membantu menciptakan atmosfer yang lebih mendukung tidur. Cahaya kuning yang hangat sangat dianjurkan karena tidak mengganggu produksi melatonin.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi
Sumber: