BREAKING NEWS
|
KAMIS, 04/06/2026
|
FOLLOW US:
Kategori Berita
Kamis, 12 MARET 2026 • 14:29 WIB

Menjaga Kesehatan Pencernaan Menjelang Akhir Ramadan

Menjaga Kesehatan Pencernaan Menjelang Akhir RamadanMenjaga Kesehatan Pencernaan Menjelang Akhir Ramadan

Menjelang akhir Ramadan, menjaga kesehatan pencernaan menjadi sangat penting untuk mencegah gangguan kesehatan yang mungkin terjadi. Perubahan pola makan yang signifikan selama bulan suci ini memerlukan perhatian khusus agar tubuh tetap sehat.

Baca juga: Menggali Manfaat Olahraga untuk Kesehatan Mental dan Emosional

Dengan kebiasaan berbuka puasa dan sahur, risiko masalah pencernaan semakin meningkat. Oleh karena itu, langkah-langkah preventif harus diterapkan dengan penuh kesadaran.

Perubahan Pola Makan Selama Ramadan

Selama bulan Ramadan, umat Muslim menjalani puasa dari fajar hingga maghrib, yang mengubah kebiasaan makan sehari-hari mereka. Makan sahur dan berbuka puasa menjadi dua waktu penting yang harus diperhatikan dengan seksama.

Perubahan mendasar dalam pola makan ini seringkali menyebabkan masalah pencernaan, terutama jika asupan makanan tidak seimbang. Misalnya, konsumsi makanan berat, lemak, dan gula secara berlebihan saat berbuka dapat memperburuk kesehatan pencernaan.

Dr. Andi, seorang ahli gizi, menekankan pentingnya pola makan yang teratur dan seimbang, dengan mengatakan, "Konsentrasi makanan berat dan manis saat berbuka tanpa memberikan jeda dapat menyebabkan lambung tertekan."

Baca juga: Olahraga Low Impact: Solusi Ideal bagi Pemula untuk Memulai Kebiasaan Sehat

Gejala Gangguan Pencernaan yang Umum Terjadi

Beberapa gangguan pencernaan yang umum terjadi di akhir Ramadan meliputi sembelit, diare, dan kembung. Meningkatnya frekuensi gejala ini berkorelasi dengan pengaturan pola makan yang tidak tepat.

Data dari Kementerian Kesehatan RI menunjukkan bahwa jumlah kunjungan ke rumah sakit akibat gangguan pencernaan juga meningkat selama bulan puasa. Fakta ini memberikan gambaran jelas tentang perlunya perhatian yang lebih terhadap cara makan.

Dr. Rina, seorang gastroenterolog, menjelaskan bahwa "Konsumsi serat yang rendah dan dehidrasi merupakan dua faktor utama yang memicu masalah pencernaan pada akhir Ramadan." Ini menekankan bahwa jenis makanan dan gaya hidup perlu diperhatikan.

Cara Menjaga Kesehatan Pencernaan di Akhir Ramadan

Untuk menjaga kesehatan pencernaan, penting untuk menerapkan pola makan yang seimbang dengan memasukkan sayur, buah-buahan, serta menjaga asupan cairan yang cukup. Konsumsi serat yang cukup akan membantu fungsi pencernaan.

Selain itu, aktivitas fisik ringan setelah berbuka, seperti berjalan kaki selama 30 menit, sangat dianjurkan. Kegiatan fisik ini membantu memperlancar proses pencernaan dan mengurangi risiko masalah kesehatan.

Kementerian Kesehatan mengungkapkan, "Pemberian waktu untuk lambung beradaptasi dengan makanan yang masuk menjadi kunci untuk mencegah gangguan pencernaan." Dengan demikian, perhatikan jeda waktu antara sahur dan berbuka untuk kesehatan optimal.

Baca juga: Sepatu Putih: Aksesori Fashion Tak Lekang Oleh Waktu

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi

Sumber:

BERITA TERBARU

Menjaga Kesehatan Pencernaan Menjelang Akhir Ramadan

Close
Close
Close
Close
Link berhasil disalin!