BREAKING NEWS
|
KAMIS, 04/06/2026
|
FOLLOW US:
Kategori Berita
Rabu, 11 MARET 2026 • 11:24 WIB

Kekhawatiran Ekonom Terkait Dampak Konflik Timur Tengah Terhadap Stabilitas Ekonomi Indonesia

Kekhawatiran Ekonom Terkait Dampak Konflik Timur Tengah Terhadap Stabilitas Ekonomi IndonesiaKekhawatiran Ekonom Terkait Dampak Konflik Timur Tengah Terhadap Stabilitas Ekonomi Indonesia

Pakar pertahanan Connie Rahakundini Bakrie mengungkapkan keprihatinan mendalam tentang dampak konflik di Timur Tengah terhadap perekonomian Indonesia.

Baca juga: Merevolusi Perawatan Keguguran dengan Kecerdasan Buatan

Ia menyoroti situasi nilai tukar rupiah yang mencapai Rp17 ribu per dolar AS sebagai tanda bahwa kondisi ekonomi saat ini sangat kritis.

Kondisi Ekonomi yang Memprihatinkan

Dalam sebuah video yang diunggah pada 10 Maret 2026, Connie menegaskan, "Kondisi ini (nilai tukar rupiah menjadi 17 ribu per dolar AS) artinya Indonesia sedang tidak baik-baik saja, dan kita seperti sedang membawa diri ke dalam jurang."

Perekonomian Indonesia saat ini menghadapi tantangan yang signifikan, terutama terkait keanggotaan Indonesia dalam Board of Peace (BoP) yang dipimpin oleh Amerika Serikat.

Konflik di Timur Tengah, menurutnya, dapat memperburuk situasi ini dan memiliki dampak langsung terhadap nilai tukar rupiah serta stabilitas ekonomi secara keseluruhan.

Baca juga: Sepatu Putih: Aksesori Fashion Tak Lekang Oleh Waktu

Ancaman Nilai Tukar Rupiah yang Meningkat

Connie mengingatkan bahwa jika nilai tukar rupiah mencapai Rp22 ribu per dolar AS, Indonesia akan menghadapi bencana ekonomi yang besar. Ia mengungkapkan, "Ketika seandainya Rupiah mencapai 22 ribu (per 1 dolar AS) dan itu tidak bisa kita tahan, maka Indonesia akan selesai."

Lonjakan nilai tukar dolar bisa memicu krisis yang lebih mendalam, dan hal ini berpotensi mengancam eksistensi negara.

Penting bagi semua pihak untuk menyikapi peringatan ini dan memikirkan langkah-langkah mitigasi yang tepat.

Upaya Mencegah Krisis Ekonomi

Connie juga mengungkapkan bahwa ia telah berdiskusi dengan mantan menteri keuangan dan mantan Gubernur Bank Indonesia untuk membahas masalah ini.

Diskusi tersebut bertujuan untuk merumuskan strategi yang dapat diambil guna mencegah pelemahan rupiah yang lebih lanjut di masa mendatang.

Ia menegaskan bahwa langkah-langkah ini merupakan komitmen untuk menjaga stabilitas ekonomi Indonesia di tengah berbagai tantangan yang ada.

Baca juga: Pentingnya Pemeriksaan Kesehatan Rutin untuk Masyarakat

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi

Sumber:

BERITA TERBARU

Kekhawatiran Ekonom Terkait Dampak Konflik Timur Tengah Terhadap Stabilitas Ekonomi Indonesia

Close
Close
Close
Close
Link berhasil disalin!