BREAKING NEWS
|
KAMIS, 04/06/2026
|
FOLLOW US:
Kategori Berita
Selasa, 03 MARET 2026 • 19:36 WIB

Momen Langka: Gerhana Bulan Total di Nusa Tenggara Barat pada Maret 2026

Momen Langka: Gerhana Bulan Total di Nusa Tenggara Barat pada Maret 2026Momen Langka: Gerhana Bulan Total di Nusa Tenggara Barat pada Maret 2026

Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) menginformasikan bahwa gerhana Bulan total pada 3 Maret 2026 dapat disaksikan di Nusa Tenggara Barat (NTB). Fenomena ini menjadi kesempatan berharga bagi masyarakat untuk mendokumentasikan momen langka dari langit.

Baca juga: Desta Dorong Tuntutan Rakyat kepada Prabowo di Tengah Kontroversi Pemilu

Daffa Andhika Pramadhana, pengamat Stasiun Geofisika Mataram, menjelaskan keindahan gerhana ini terlihat lebih jelas karena Bulan baru saja terbit. 'Posisi gerhana masih cukup rendah di ufuk timur, sehingga momen itu terlihat sangat cantik untuk didokumentasikan,' ujarnya.

Detail Gerhana Bulan Total

Daffa menjelaskan bahwa fase gerhana Bulan akan dimulai pukul 19.04 WITA, dengan puncaknya pada pukul 19.34 WITA, dan berakhir pukul 20.22 WITA. Informasi waktu tersebut memberikan kesempatan bagi para penggemar astronomi untuk merencanakan pengamatan dengan efektif.

Gerhana Bulan ini, berdasarkan Almanak 2026 dari BMKG, tidak hanya akan terlihat di Indonesia tetapi juga akan melintasi banyak kawasan lainnya, termasuk Amerika, Australia, dan Asia. Hal ini menunjukkan bahwa fenomena langit ini memiliki pengaruh signifikan di berbagai belahan dunia.

Baca juga: Penjarahan Rumah Uya Kuya: Dampak Viral Video Joget Anggota DPR RI

Yang Membuat Gerhana Khusus

Salah satu keunikan dari gerhana Bulan adalah perubahan warna yang terjadi saat fase total. 'Warna merah yang muncul saat fase total terjadi akibat atmosfer bumi membiaskan spektrum cahaya merah Matahari ke permukaan Bulan,' kata Daffa.

Proses ini menimbulkan suasana yang khas, menyerupai fenomena saat matahari terbenam, dan menciptakan nuansa langit yang eksotis. Situasi tersebut mendorong banyak fotografer dan pengamat alam untuk ingin menangkap keindahan tersebut.

Kesempatan Langka dan Harapan Cuaca

Gerhana Bulan total tidak terjadi setiap tahun; biasanya berlangsung antara satu hingga tiga tahun sekali, tergantung pada posisi Bulan terhadap Bumi dan Matahari. Daffa mencatat fenomena ini telah terjadi beberapa kali di Indonesia sejak tahun 2021, memperlihatkan bahwa ada banyak kesempatan untuk menyaksikan keindahan ini.

Namun, BMKG memprediksikan kondisi cuaca berawan pada malam gerhana di NTB. 'Kemungkinan masyarakat agak kesulitan untuk melihat gerhana Bulan total secara langsung,' ungkap Daffa, yang menjadi catatan penting bagi mereka yang berharap untuk mengamati fenomena ini.

Baca juga: Sri Mulyani: Cinta Indonesia Meski Menghadapi Penjarahan

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi

Sumber:

BERITA TERBARU

Momen Langka: Gerhana Bulan Total di Nusa Tenggara Barat pada Maret 2026

Close
Close
Close
Close
Link berhasil disalin!