BREAKING NEWS
|
KAMIS, 04/06/2026
|
FOLLOW US:
Kategori Berita
Jumat, 27 FEBRUARI 2026 • 14:20 WIB

Perjanjian Ekonomi AS-Indonesia: Peluang Baru bagi Pelaku Usaha

Perjanjian Ekonomi AS-Indonesia: Peluang Baru bagi Pelaku UsahaPerjanjian Ekonomi AS-Indonesia: Peluang Baru bagi Pelaku Usaha

Perjanjian perdagangan terbaru antara Indonesia dan Amerika Serikat menerima tanggapan positif dari berbagai sektor usaha. Kesepakatan ini membebaskan tarif untuk lebih dari 99% produk asal AS, bertujuan memperkuat kemitraan ekonomi dan memudahkan akses pasar bagi pelaku bisnis kedua negara.

Baca juga: Kota-Kota Terbaik di Indonesia untuk Liburan Sendirian

Peluang untuk Sektor Pertanian dan Peternakan

Perjanjian ini mendapat sambutan hangat dari pelaku usaha di sektor pertanian dan peternakan. Gregg Doud, Presiden dan CEO National Milk Producers Federation, mengungkapkan bahwa 'Indonesia adalah negara terpadat keempat di dunia dan merupakan pasar yang sangat penting bagi peternak sapi perah AS.'

Krysta Harden, Presiden dan CEO US Dairy Export Council, menegaskan bahwa kesepakatan ini akan memperkuat kerjasama dengan pemerintah dan industri susu Indonesia, berkontribusi pada tujuan gizi nasional.

Gene Copenhaver, Presiden National Cattlemen's Beef Association (NCBA), juga menyatakan apresiasinya, yang diyakini akan memberikan keuntungan bagi produsen beef di AS.

Dampak Positif bagi Industri Energi dan Digital

Industri energi di AS turut merasakan dampak positif dari kesepakatan ini. Emily Skor, CEO Growth Energy, menjelaskan bahwa penerapan campuran etanol 10% secara nasional dapat meningkatkan pasar hingga 900 juta galon bagi produsen AS.

Baca juga: Pentingnya Rutin Minum Obat Cacing untuk Kesehatan Masyarakat Indonesia

Geoff Cooper, Presiden dan CEO Renewable Fuels Association, menegaskan bahwa Indonesia telah menjadi pasar prioritas untuk etanol asal AS, dengan potensi permintaan yang sangat besar.

Selain itu, kebijakan perdagangan digital juga mendapatkan sorotan. Aaron Cooper, Wakil Presiden Senior Kebijakan Global Business Software Alliance, menyampaikan bahwa kesepakatan ini mendukung akses layanan digital dan akselerasi penggunaan teknologi.

Reaksi Positif dari Berbagai Asosiasi

Dukungan terhadap perjanjian ini juga datang dari berbagai asosiasi di AS. Mark Powers, Presiden Northwest Horticultural Council, menekankan pentingnya investasi yang dihasilkan dari kesepakatan ini.

Global Data Alliance menambahkan bahwa kesepakatan ini mereformasi hubungan digital antara AS dan Indonesia, menghilangkan hambatan perdagangan yang selama ini menghambat kerja sama bilateral.

Secara keseluruhan, perjanjian perdagangan ini diharapkan dapat membawa perubahan signifikan dalam akses pasar bagi pelaku usaha di berbagai sektor di kedua negara.

Baca juga: Tips Aman Berolahraga untuk Menghindari Cedera

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi

Sumber:

BERITA TERBARU

Perjanjian Ekonomi AS-Indonesia: Peluang Baru bagi Pelaku Usaha

Close
Close
Close
Close
Link berhasil disalin!