BREAKING NEWS
|
KAMIS, 04/06/2026
|
FOLLOW US:
Kategori Berita
Kamis, 26 FEBRUARI 2026 • 23:50 WIB

Fenomena Kelelahan di Bulan Ramadan: Apa Itu 'Sunday Bukber Syndrome'?

Fenomena Kelelahan di Bulan Ramadan: Apa Itu Sunday Bukber Syndrome ?Fenomena Kelelahan di Bulan Ramadan: Apa Itu 'Sunday Bukber Syndrome'?

Buka puasa bersama atau bukber telah menjadi tradisi di bulan Ramadan, terutama di akhir pekan. Meski terlihat menyenangkan, kegiatan ini terkadang justru menguras tenaga dan waktu.

Baca juga: Aksi Pria Berkostum Ojol di Atas Kereta KRL Cikini Viral di Media Sosial

Istilah 'Sunday Bukber Syndrome' muncul untuk menggambarkan efek negatif dari aktivitas bukber yang padat, yang dapat menyebabkan kelelahan bagi banyak orang.

Tekanan Sosial dan Harapan Tinggi

Buka puasa bersama biasanya merupakan kesempatan untuk berkumpul dengan teman dan keluarga. Namun, seringkali ada tekanan sosial yang mendorong individu merasa wajib untuk menghadiri berbagai undangan.

Seseorang sering merasa cemas untuk tampil maksimal dari segi penampilan atau lokasi, yang selanjutnya menciptakan kekhawatiran tambahan. Hal ini mengakibatkan upaya untuk menghadiri banyak acara dalam satu hari.

Akibatnya, individu cenderung merelakan waktu untuk diri sendiri demi memenuhi ekspektasi sosial ini.

Baca juga: Tips Menjaga Kesehatan Mata di Era Digital

Jadwal Bukber yang Padat

Dalam satu akhir pekan, seseorang bisa menerima lebih dari satu undangan untuk berbuka puasa. Ketika perencanaan tidak matang, waktu untuk berpindah dari satu tempat ke tempat lain menjadi sangat terbatas.

Kepadatan jadwal ini berdampak pada pengalaman saat berbuka, karena fokus terpecah antara makanan dan interaksi sosial. Ini sering mengakibatkan kelelahan fisik dan mental yang hebat.

Beberapa orang merasakan kebahagiaan makanan menjadi beban saat harus melahapnya secara terburu-buru.

Dampak Psikologis dari Kelelahan

Setelah menghadiri banyak undangan, beberapa individu mengalami keletihan yang mencakup aspek fisik dan emosional. Momen-momen yang seharusnya menjadi waktu berkualitas beralih menjadi salah satu sumber tekanan.

Kekhawatiran tentang bagaimana menghadapi bukber berikutnya sering muncul, mengganggu suasana hati dan keceriaan selama bulan Ramadan.

Akibatnya, individu mungkin melewatkan kesempatan untuk menikmati kebersamaan yang berkualitas, terjebak dalam ekspektasi dan rutinitas yang berat.

Baca juga: Tips Fengshui untuk Tidur yang Lebih Nyenyak di Kamar Tidur

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi

Sumber:

BERITA TERBARU

Fenomena Kelelahan di Bulan Ramadan: Apa Itu 'Sunday Bukber Syndrome'?

Close
Close
Close
Close
Link berhasil disalin!