Lebih Dari 500 Penumpang Terpaksa Tidur Dalam Pesawat Akibat Salju Lebat di Bandara Munich
Lebih dari 500 penumpang terjebak dan harus tidur di dalam pesawat di Bandara Munich akibat salju lebat yang mengganggu penerbangan pada akhir pekan lalu.
Baca juga: Sherina Munaf Selamatkan Kucing dari Rumah Uya Kuya Pasca Perampokan
Kondisi ini disebabkan oleh penutupan landasan dan ketiadaan transportasi untuk membawa penumpang kembali ke terminal setelah penerbangannya dibatalkan.
Pada tanggal 19 Februari 2026, salju lebat mulai turun dan menjadi penyebab utama gangguan jadwal penerbangan di Bandara Munich. Sumber dari surat kabar Jerman, Bild, melaporkan bahwa salah satu penerbangan Lufthansa menuju Kopenhagen yang seharusnya berangkat pada pukul 21.30 mengalami banyak penundaan.
Pengumuman penundaan dilakukan berkali-kali selama hampir 2,5 jam sebelum akhirnya diumumkan bahwa penerbangan tersebut dibatalkan. Penumpang yang sudah berada di pesawat kemudian terpaksa menunggu selama delapan jam tanpa ada transportasi untuk kembali ke terminal.
Tidak hanya penerbangan Lufthansa, penerbangan dari Air Dolomiti juga terpaksa terhenti. Ratusan penumpang lain pun mengalami situasi yang sama, terpaksa menghabiskan malam di dalam pesawat dalam keadaan tidak nyaman.
Baca juga: WhatsApp Perbaiki Celah Keamanan untuk Pengguna Apple
Søren Thieme, salah seorang penumpang yang terjebak, mengungkapkan kekecewaannya atas informasi yang tidak memadai dari pihak maskapai. Ia berbagi pengalaman bahwa mereka tidak menerima informasi jelas mengenai ketersediaan bus dari maskapai, termasuk keterangan bahwa pengemudi bus sudah pulang.
"Pasti ada sesuatu yang bisa kita lakukan. Kita bisa pergi ke bandara, kita bertanya. Tapi kita tidak diizinkan. Itu dilarang, kata mereka," ungkap Thieme tentang frustrasinya.
Keadaan semakin sulit, karena para penumpang tidak mendapatkan makanan atau minuman yang cukup. Sementara hanya disediakan beberapa botol air, tidak ada selimut untuk memberikan kehangatan di dalam pesawat.
Dalam situasi ini, Lufthansa mengeluarkan pernyataan resmi yang menjelaskan bahwa penundaan dan pembatalan penerbangan disebabkan oleh penutupan landasan akibat cuaca ekstrem. "Para penumpang telah dipesankan ulang ke penerbangan berikutnya yang tersedia," tulis pernyataan tersebut.
Selain itu, juru bicara Bandara Munich juga menyampaikan permohonan maaf atas ketidaknyamanan yang dialami. Pengumuman ini mengkonfirmasi bahwa penyebab utama peristiwa ini adalah kondisi cuaca yang tidak terduga.
"Kami sangat menyesalkan ketidaknyamanan yang ditimbulkan," ungkap juru bicara bandara, menegaskan perhatian dan kepedulian terhadap penumpang yang mengalami hal tersebut.
Baca juga: Ahmad Dhani Terlibat Ketegangan di Rapat Komisi DPR Soal Royalti Lagu
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi
Sumber: