BREAKING NEWS
|
KAMIS, 04/06/2026
|
FOLLOW US:
Kategori Berita
Minggu, 22 FEBRUARI 2026 • 17:15 WIB

Penyelidikan Kematian Anggota Polisi di Makassar: Proses dan Dampaknya

Penyelidikan Kematian Anggota Polisi di Makassar: Proses dan DampaknyaPenyelidikan Kematian Anggota Polisi di Makassar: Proses dan Dampaknya

Seorang anggota kepolisian, Bripda DP (19), dilaporkan tewas setelah diduga menjadi korban tindak kekerasan di asrama Samapta Polda Sulawesi Selatan.

Baca juga: Kementerian Perindustrian Ungkap Status Penjualan iPhone 17 di Indonesia

Penyidik dari Bidang Profesi dan Pengamanan (Propam) Polda Sulsel kini tengah melakukan penyelidikan untuk mengungkap kasus tersebut.

Kronologi Kejadian

Bripda DP dibawa ke Rumah Sakit Daya pada Minggu pagi, namun dinyatakan meninggal dunia saat menjalani pemeriksaan medis. Kombes Pol Zulhan Efendy dari Kabid Propam Polda Sulsel mengkonfirmasi bahwa penyelidikan telah dimulai.

"Iya, makanya kita bawa dari Rumah Sakit Daya kita geser ke Rumah Sakit Bhayangkara Makassar untuk memastikan (penyebab kematian)," ujar Zulhan.

Menurut informasi, dugaan kekerasan ini terjadi di dalam area asrama Samapta Polda Sulsel. Zulhan menambahkan, "Iya, di kantor Sabhara, di atas itu kan mes-nya mereka itu."

Baca juga: Merevolusi Perawatan Keguguran dengan Kecerdasan Buatan

Penyelidikan dan Saksi

Hingga saat ini, penyidik telah memeriksa enam anggota polisi yang diduga terlibat dalam peristiwa ini. Meski demikian, kombinasi data dan bukti yang ada belum memberikan kesimpulan pasti mengenai penyebab kematian.

"Tapi, ada enam orang kita periksa sementara ini," pungkas Zulhan.

Proses investigasi ini diharapkan dapat memberikan kejelasan atas kejadian yang merenggut nyawa Bripda DP. Pihak Polda Sulsel berkomitmen untuk mengungkap fakta yang sebenarnya.

Dampak dan Respons

Kejadian ini mengekspos isu kekerasan yang terjadi di lingkungan kepolisian dan memicu perhatian publik terhadap praktik kekerasan di institusi tersebut. Perlunya analisis lebih dalam mengenai pengawasan dan pelatihan dalam kepolisian kini semakin ditekankan.

Berbagai kalangan mengutuk tindakan kekerasan ini dan menyerukan pentingnya reformasi kebijakan dalam institusi kepolisian. Sejumlah aktivis hak asasi manusia mengharapkan agar pihak kepolisian dapat membangun lingkungan yang lebih aman dan mendukung.

Insiden ini menjadi pengingat akan tanggung jawab setiap anggota kepolisian dalam menjalankan tugas mereka dengan baik dan profesional.

Baca juga: Pentingnya Rutin Minum Obat Cacing untuk Kesehatan Masyarakat Indonesia

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi

Sumber:

BERITA TERBARU

Penyelidikan Kematian Anggota Polisi di Makassar: Proses dan Dampaknya

Close
Close
Close
Close
Link berhasil disalin!