Rincian Biaya Beasiswa LPDP untuk Studi Lanjut di Luar Negeri
Kisruh mengenai pernyataan seorang awardee beasiswa LPDP baru-baru ini menarik perhatian publik. Pernyataan tersebut menimbulkan pertanyaan tentang penggunaan dana beasiswa yang substansial dari lembaga ini.
Baca juga: Kekacauan di Duren Sawit: Uya Kuya Menjadi Korban Penjarahan Setelah Video Viral
Dalam konteks ini, mari kita telaah lebih dalam mengenai komponen biaya yang ditanggung oleh LPDP untuk para awardee yang melanjutkan studi S2 dan S3 di luar negeri.
LPDP menyediakan pendanaan yang mencakup berbagai komponen untuk mendukung studi awardee di luar negeri. Menurut booklet resmi, komponen tersebut terdiri dari dana pendidikan dan dana pendukung yang penting bagi mahasiswa.
Dana pendidikan mencakup biaya pendaftaran, tuition fee, tunjangan buku, serta dana untuk penelitian tesis atau disertasi. LPDP juga memberikan fasilitas untuk seminar internasional dan publikasi jurnal internasional.
Selain itu, dana pendukung mencakup biaya transportasi, aplikasi visa, asuransi kesehatan, dan biaya hidup bulanan. Semua ini dirancang agar awardee dapat menjalani kehidupan sehari-hari dengan baik selama studi mereka.
Baca juga: Tips Aman Berolahraga untuk Menghindari Cedera
Berdasarkan buku panduan LPDP Scholarship Funding Components 2023, besaran pembiayaan untuk awardee yang melanjutkan studi di luar negeri bervariasi sesuai kebutuhan. Biaya kuliah akan ditanggung sesuai dengan tagihan dari kampus, sementara tunjangan buku bisa mencapai Rp 10 juta per tahun.
Untuk biaya penelitian, LPDP menyediakan hingga Rp 50 juta untuk tesis dan Rp 150 juta untuk disertasi. Terdapat juga grant maksimal Rp 15 juta untuk seminar internasional.
Biaya hidup bulanan yang diberikan bervariasi tergantung negara tujuan. Sebagai contoh, penghuni di Amerika Serikat dapat menerima antara USD 1.700 hingga 2.500 per bulan, sedangkan penduduk di Inggris antara GBP 1.250 hingga 1.600.
Selain dana utama, LPDP juga memberikan tunjangan khusus kepada para awardee. Tunjangan untuk keluarga hingga dua tanggungan adalah 25% dari living allowance, dan tunjangan serupa juga tersedia untuk pendamping disabilitas.
Berbagai komponen biaya yang dibiayai oleh LPDP diharapkan mendukung para awardee untuk fokus pada studi mereka, tanpa terlalu terbebani masalah finansial. Hal ini dianggap penting untuk kesuksesan program beasiswa di luar negeri.
Namun, diskusi mengenai penggunaan dana, sebagaimana diungkapkan oleh salah satu awardee, mencerminkan tantangan yang harus dihadapi oleh para penerima beasiswa di masa depan.
Baca juga: Menikmati Keindahan Sunset di Berbagai Lokasi Indah di Indonesia
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi
Sumber: