BREAKING NEWS
|
KAMIS, 04/06/2026
|
FOLLOW US:
Kategori Berita
Rabu, 18 FEBRUARI 2026 • 11:33 WIB

Wamenag Serukan Toleransi: Larangan Sweeping Restoran Selama Ramadhan

Wamenag Serukan Toleransi: Larangan Sweeping Restoran Selama RamadhanWamenag Serukan Toleransi: Larangan Sweeping Restoran Selama Ramadhan

Wakil Menteri Agama (Wamenag) RI Muhammad Syafii menyatakan dukungan terhadap larangan sweeping restoran selama bulan Ramadhan. Ini sebagai bentuk penghormatan kepada mereka yang tidak menjalankan puasa.

Baca juga: Kunto Aji Bicara Tanggung Jawab Anggota Dewan di DPR

Syafii menekankan pentingnya toleransi antar umat beragama dalam rangka menciptakan suasana harmonis di tengah masyarakat yang beragam.

Penghargaan Terhadap Kebebasan Beragama

Dalam pernyataannya, Wamenag Muhammad Syafii menunjukkan keprihatinan terhadap tindakan sweeping rumah makan selama bulan suci Ramadhan. "Enggak ada. Enggak ada sweeping-sweeping lah. Itulah bentuk penghormatan kita," ungkapnya usai sidang isbat Ramadhan 2026 di Hotel Borobudur.

Ia menekankan bahwa Indonesia adalah negara yang kaya akan keragaman, dan penting untuk memahami bahwa tidak semua warga negara menjalankan ibadah puasa. Oleh karena itu, keberadaan rumah makan sangat diperlukan untuk memenuhi kebutuhan masyarakat yang tidak berpuasa.

Baca juga: Apple Siapkan iPhone 17 Series Tanpa Slot SIM Tray: Inovasi atau Tantangan?

Toleransi dan Keharmonisan di Masyarakat

Syafii menyatakan bahwa toleransi antar umat beragama merupakan kunci utama dalam menciptakan situasi yang kondusif. "Tapi bagi yang tidak berpuasa, ya memang kita enggak puasa. Tapi hormati dong orang yang puasa," tegasnya.

Dia berharap agar semua pihak saling menghormati satu sama lain, sehingga kerukunan sosial dapat terjaga selama bulan Ramadhan. Keberagaman keyakinan dalam masyarakat diharapkan tidak menjadi penghalang bagi terciptanya suasana yang harmonis.

Larangan Sweeping oleh Gubernur Jakarta

Menanggapi isu serupa, Gubernur Jakarta Pramono Anung sebelumnya telah mengeluarkan larangan bagi organisasi kemasyarakatan untuk melakukan sweeping restoran. "Tentunya saya sebagai Gubernur bertanggung jawab untuk itu dan saya tidak mengizinkan untuk ada sweeping," ujarnya ditemui di Jakarta.

Larangan ini diharapkan dapat menjaga ketertiban umum sekaligus menciptakan suasana ibadah yang aman. Dengan demikian, warga Jakarta diharapkan dapat menyambut bulan Ramadhan dengan penuh kedamaian.

Baca juga: Patung Superhero Anggota DPR RI Dirusak, Ahmad Sahroni Cerita di Balik Koleksinya

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi

Sumber:

BERITA TERBARU

Wamenag Serukan Toleransi: Larangan Sweeping Restoran Selama Ramadhan

Close
Close
Close
Close
Link berhasil disalin!