Peringatan BMKG: Hujan Lebat Melanda Jawa dan Sumatra Mulai 15 Februari
Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) memberikan peringatan kepada masyarakat terkait potensi hujan lebat yang akan terjadi di sejumlah wilayah Indonesia antara 15 hingga 21 Februari 2023.
Baca juga: Momen-Momen Kecil yang Membawa Kebahagiaan
Prediksi tersebut mencakup area termasuk Jawa, Sumatra, Nusa Tenggara, dan Sulawesi Selatan.
BMKG menjelaskan bahwa dinamika atmosfer yang aktif dapat memicu pertumbuhan awan hujan. Hal ini terutama terjadi di wilayah Sumatra, Jawa, Nusa Tenggara, dan Sulawesi bagian utara.
'Fenomena ini terjadi karena Monsun Asia membawa aliran angin baratan yang cukup dominan,' ungkap BMKG dalam rilis resmi.
Aktivitas Madden Julian Oscillation (MJO) yang berada pada fase Indian Ocean juga memperkuat kondisi ini. Gelombang atmosfer Kelvin dan Rossby turut berkontribusi dalam terbentuknya perlambatan dan belokan angin, khususnya di pesisir selatan Jawa hingga Nusa Tenggara.
Baca juga: Sherina Munaf Selamatkan Kucing dari Rumah Uya Kuya Pasca Perampokan
BMKG memprediksi terjadinya cuaca ekstrem di beberapa wilayah. Pada 15-16 Februari, daerah seperti Aceh, Sumatra Utara, Sumatra Barat, Bengkulu, dan Lampung menjadi perhatian.
Selanjutnya, pada 17-18 Februari, hujan lebat diharapkan akan melanda area seperti Aceh, Sumatera Barat, Kepulauan Bangka Belitung, Lampung, serta wilayah lainnya.
'Kombinasi faktor tersebut meningkatkan potensi hujan dengan intensitas sedang, lebat hingga sangat lebat,' tambah BMKG.
BMKG mengingatkan masyarakat, terutama yang berada di daerah rawan bencana, untuk lebih waspada. Mereka diimbau untuk menghindari aktivitas di lokasi yang berisiko, seperti daerah aliran sungai dan lereng yang rawan longsor.
Diharapkan, masyarakat tetap tenang meskipun cuaca ekstrem akan melanda, untuk mencegah jatuhnya korban dan kerugian yang lebih besar. 'Ini penting agar semua orang tetap selamat dan terhindar dari bencana,' pungkas BMKG.
Baca juga: Fengshui Meja Kerja: Cara Sederhana Meningkatkan Produktivitas
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi
Sumber: