BREAKING NEWS
|
KAMIS, 04/06/2026
|
FOLLOW US:
Kategori Berita
Minggu, 28 DESEMBER 2025 • 11:49 WIB

Mengenal Potensi Bahaya Konsumsi Matcha Berlebihan

Mengenal Potensi Bahaya Konsumsi Matcha BerlebihanMengenal Potensi Bahaya Konsumsi Matcha Berlebihan

Matcha, teh hijau yang telah menjadi populer sebagai superfood, tidak hanya memberi manfaat tetapi juga memiliki potensi risiko ketika dikonsumsi dalam jumlah banyak.

Baca juga: Kementerian Perindustrian Ungkap Status Penjualan iPhone 17 di Indonesia

Dari gangguan pencernaan hingga peningkatan risiko kanker kerongkongan, penting untuk mengetahui efek samping yang mungkin timbul akibat konsumsi matcha.

Apa itu Matcha?

Matcha adalah jenis teh hijau yang berasal dari tanaman Camellia sinensis. Proses pembuatannya melibatkan penggilingan daun teh utuh menjadi bubuk halus, sehingga tubuh dapat menyerap seluruh kandungan nutrisinya.

Proses penanamannya meliputi penutupan tanaman selama 20-30 hari sebelum panen, yang meningkatkan kadar klorofil dan L-theanine, berkontribusi pada cita rasa dan nilai gizinya.

Karena cara pengolahan ini, konsumsi matcha dianggap lebih pekat dibandingkan dengan teh hijau biasa. Namun, harus diingat bahwa semakin pekat, semakin tinggi juga potensi efek samping yang mungkin muncul.

Kandungan Kontaminan pada Matcha

Matcha yang berasal dari daerah dengan kewaspadaan yang kurang dapat mengandung kontaminan seperti logam berat dan pestisida. Penelitian menunjukkan bahwa kualitas matcha sangat ditentukan oleh kondisi pertumbuhannya.

Baca juga: Keamanan dan Manfaat Lari Malam: Apa yang Perlu Diketahui?

Memilih produk matcha yang telah melalui proses sertifikasi kualitas yang baik sangatlah penting untuk menghindari paparan zat berbahaya. Konsumen disarankan untuk melakukan riset mengenai asal usul dan proses produksi matcha yang mereka pilih.

Risiko Kesehatan Terkait Konsumsi Berlebihan

Konsumsi matcha yang berlebihan dapat menyebabkan gangguan hati dan ginjal. Ahli gizi Vidhi Chawla menyatakan, 'Manfaat matcha itu nyata, tapi risikonya juga ada jika dikonsumsi berlebihan.'

Sementara matcha sering dianggap baik untuk kesehatan jantung, tingkat asupannya harus diperhatikan terutama bagi individu dengan hipertensi. Konsumsi yang tinggi dapat meningkatkan tekanan darah, membawa dampak negatif bagi kesehatan.

Khusus untuk ibu hamil, penting untuk mencermati asupan kafein dari matcha, karena berlebihnya dapat berhubungan dengan risiko serius, seperti keguguran dan gangguan perkembangan janin.

Alergi dan Risiko Kanker Kerongkongan

Beberapa orang dapat mengalami reaksi alergi terhadap matcha, yang dapat berbentuk ruam atau sesak napas. Jika gejala ini muncul, penting untuk segera mencari pertolongan medis.

Konsumsi minuman panas dalam suhu yang sangat tinggi dapat merusak lapisan kerongkongan, yang pada gilirannya dapat meningkatkan risiko kanker. Disarankan untuk membiarkan matcha sejenak mendingin sebelum diminum.

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi

Sumber:

BERITA TERBARU

Mengenal Potensi Bahaya Konsumsi Matcha Berlebihan

Close
Close
Close
Close
Link berhasil disalin!