BREAKING NEWS
|
KAMIS, 04/06/2026
|
FOLLOW US:
Kategori Berita
Minggu, 21 DESEMBER 2025 • 20:38 WIB

Kolesterol Tinggi: Bahaya Tersembunyi bagi yang Bertubuh Ramping

Kolesterol Tinggi: Bahaya Tersembunyi bagi yang Bertubuh RampingKolesterol Tinggi: Bahaya Tersembunyi bagi yang Bertubuh Ramping

Banyak orang mengira bahwa tubuh yang kurus berarti terlindungi dari risiko kolesterol tinggi. Namun, kenyataannya, individu dengan tubuh ramping dapat menghadapi masalah kesehatan ini tanpa disadari.

Baca juga: Desta Dorong Tuntutan Rakyat kepada Prabowo di Tengah Kontroversi Pemilu

Studi menunjukkan bahwa faktor genetik memainkan peran besar dalam kadar kolesterol, jauh lebih signifikan dibandingkan dengan berat badan. Meskipun menjaga pola makan, risiko tetap ada bagi orang-orang dengan tubuh ramping.

Mengapa Orang Kurus Bisa Mengalami Kolesterol Tinggi?

Kolesterol dalam tubuh sebagian besar diproduksi oleh hati, dan juga dapat diperoleh dari makanan. Pada individu kurus, masalah kolesterol tinggi sering kali berakar dari faktor genetik, yang mungkin memprogram hati mereka untuk menghasilkan LDL (Low Density Lipoprotein) dalam jumlah berlebih.

Bahkan dengan pola makan yang sehat dan rutin berolahraga, individu-individu ini masih dapat memiliki kadar kolesterol yang berbahaya. Menurut penelitian oleh Z. Vaezi dan Global Lipids Genetics Consortium, kondisi ini bisa menyebabkan pembentukan plak di arteri lebih awal, membuat arteri 'menua' dalam waktu yang lebih singkat.

Baca juga: Kunto Aji Bicara Tanggung Jawab Anggota Dewan di DPR

Kondisi Genetik Pemicu Kolesterol Tinggi

Salah satu kondisi genetik yang patut dicatat adalah Hiperkolesterolemia Familial (FH). Penelitian oleh C. Pirazzi menunjukkan bahwa mutasi genetik ini adalah penyebab utama penyakit jantung dini pada individu yang fisiknya terlihat sehat.

FH dapat memengaruhi sekitar 1 dari 200 hingga 250 orang di seluruh dunia. Mutasi pada gen seperti LDLR, APOB, atau PCSK9 menghambat tubuh untuk membersihkan LDL dari aliran darah, sehingga kadar kolesterol tetap tinggi.

Pentingnya Skrining Keluarga untuk Mendeteksi Risiko Kolesterol

American Heart Association (AHA) mengingatkan bahwa kolesterol tinggi sering kali merupakan 'penyakit keluarga'. Jika ada riwayat serangan jantung dini dalam keluarga, sangat penting untuk melakukan tes skrining bagi seluruh anggota keluarga.

Tes yang dianjurkan termasuk Panel Lipid Puasa, yang mengukur kolesterol total, LDL, HDL, dan trigliserida. Selain itu, melakukan tes genetik untuk FH menjadi krusial, terutama jika kadar LDL sangat tinggi dan terdapat riwayat penyakit jantung dalam keluarga.

Baca juga: Pentingnya Olahraga untuk Kesehatan Jantung

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi

Sumber:

BERITA TERBARU

Kolesterol Tinggi: Bahaya Tersembunyi bagi yang Bertubuh Ramping

Close
Close
Close
Close
Link berhasil disalin!