Menggali Manfaat dan Risiko Konsumsi Matcha
Matcha semakin populer di kalangan masyarakat sebagai teh hijau yang kaya antioksidan dan menawarkan berbagai manfaat kesehatan.
Baca juga: Kunto Aji Soroti Tanggung Jawab Anggota DPR dan Keresahan Sosial Masyarakat
Namun, penting untuk memahami risiko konsumsi berlebihan yang dapat memengaruhi kesehatan, terutama terkait kandungan kafein dan senyawa lainnya.
Matcha tidak hanya terkenal karena rasanya yang khas, tetapi juga kaya akan nutrisi yang bermanfaat bagi kesehatan. Teh ini mengandung antioksidan, vitamin, dan mineral yang mendukung kesehatan secara keseluruhan.
Senyawa L-theanine dalam matcha memberikan efek relaksasi, disertai dengan energi yang stabil. Agar manfaat ini dapat dirasakan secara optimal, sebaiknya matcha dikonsumsi tanpa banyak campuran.
Konsumsi matcha dalam jumlah berlebihan dapat menghambat penyerapan mineral penting seperti zat besi dan kalsium. Menurut Times of India, tingginya kandungan tanin dalam matcha dapat menyebabkan masalah kesehatan seperti kelelahan dan melemahnya sistem imun.
Baca juga: Makanan Kaya Vitamin C untuk Tingkatkan Daya Tahan Tubuh
Selain itu, matcha yang mengandung kafein dapat mengganggu kualitas tidur, terutama jika dikonsumsi menjelang malam. Asupan kafein berlebihan dapat mengakibatkan kesulitan tidur dan kualitas tidur yang buruk.
Gejala kecemasan dan detak jantung yang meningkat juga menjadi perhatian bagi individu yang sensitif terhadap kafein. Stimulasi berlebihan pada sistem saraf dapat menyebabkan kondisi tersebut, terutama jika matcha diminum beberapa kali sehari.
Fenomena gangguan pencernaan sering terjadi akibat tingginya kadar tanin dan katekin dalam matcha, yang dapat mengiritasi lambung. Ini terutama berlaku jika matcha dikonsumsi saat perut kosong.
Kafein dalam konsentrasi tinggi juga berpotensi meningkatkan tekanan darah, yang dalam jangka panjang dapat meningkatkan risiko penyakit jantung dan strok. Untuk individu dengan riwayat hipertensi, dianjurkan untuk membatasi konsumsi matcha.
Selain itu, ada kemungkinan gangguan fungsi hati jika matcha dikonsumsi dalam dosis tinggi. Menurut Very Well Health, epigallocatechin gallate (EGCG) dalam matcha bermanfaat, tetapi dosis berlebihan dapat berisiko.
Baca juga: Tips Fengshui untuk Tidur yang Lebih Nyenyak di Kamar Tidur
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi
Sumber: