BREAKING NEWS
|
KAMIS, 04/06/2026
|
FOLLOW US:
Kategori Berita
Minggu, 07 DESEMBER 2025 • 18:11 WIB

Kemenkes Siapkan Rekomendasi Aktivitas Fisik Berdasarkan Usia

Kemenkes Siapkan Rekomendasi Aktivitas Fisik Berdasarkan UsiaKemenkes Siapkan Rekomendasi Aktivitas Fisik Berdasarkan Usia

Kementerian Kesehatan (Kemenkes) tengah mempersiapkan rekomendasi aktivitas fisik berdasarkan usia melalui program Cek Kesehatan Gratis (CKG). Langkah ini diambil sebagai tanggapan terhadap data Survei Kesehatan Indonesia yang menunjukkan bahwa lebih dari sepertiga penduduk usia 10 tahun ke atas tidak memenuhi standar aktivitas fisik yang dianjurkan.

Baca juga: Dolby Vision 2: Inovasi Teknologi Visual Dengan Kecerdasan Buatan

Direktur Jenderal Kesehatan Primer dan Komunitas Kemenkes, Maria Endang Sumiwi, menegaskan pentingnya edukasi mengenai aktivitas fisik. Menurutnya, setiap orang seharusnya melakukan aktivitas fisik minimal 30 menit setiap hari sesuai rekomendasi dari Organisasi Kesehatan Dunia (WHO).

Rekomendasi Aktivitas Fisik Berdasarkan Usia

Maria Endang Sumiwi menjelaskan bahwa sekitar 95,6 persen penduduk Indonesia kurang beraktivitas fisik. Rekomendasi ini diharapkan membantu masyarakat memahami jenis aktivitas fisik yang sesuai dengan usia masing-masing.

Rekomendasi tersebut akan diterapkan dalam program Cek Kesehatan Gratis di lebih dari 10.300 puskesmas di seluruh Indonesia. Salah satu contoh aktivitas yang disarankan adalah jalan cepat selama 30 menit di pagi hari untuk individu dewasa.

Dengan mempertimbangkan umur dan kondisi fisik, program ini bertujuan menciptakan pola hidup sehat yang berkelanjutan. Kemenkes yakin, pencegahan yang baik bisa mengurangi risiko berbagai penyakit akibat kurangnya aktivitas fisik.

Baca juga: Peluncuran Denza D9: MPV Mewah dengan Penawaran Harga Menarik

Perluasan Program Cek Kesehatan Gratis

Maria menambahkan bahwa program CKG akan diperluas ke klinik-klinik pratama pada tahun depan. Ini sejalan dengan perubahan paradigma kesehatan yang lebih menekankan pada pencegahan dibandingkan perawatan kuratif.

Kemenkes berupaya mengubah cara pandang masyarakat terhadap kesehatan dari 'menunggu sakit' menjadi 'memastikan kesehatan.' Maria menyatakan, 'Kita mau berubah dari masyarakat yang menunggu sakit, menjadi masyarakat yang aktif menjaga kesehatan.'

Dengan pendekatan yang lebih preventif ini, diharapkan masyarakat akan lebih sadar akan pentingnya berolahraga dan menjaga kesehatan secara proaktif.

Indikator Kesehatan dan Kebugaran

Maria menjelaskan bahwa terdapat lima indikator penting untuk mengukur kesehatan seseorang. Indikator tersebut mencakup komposisi tubuh, daya tahan jantung, kekuatan otot, fleksibilitas, dan daya tahan otot.

Pemahaman mengenai indikator ini memberikan gambaran yang lebih lengkap tentang kebugaran seseorang. 'Sehat itu terbebas dari penyakit, namun bugar itu adalah kemampuan untuk melakukan aktivitas fisik tanpa merasa lelah,' ungkapnya.

Dengan memahami diferensiasi antara kesehatan dan kebugaran, masyarakat diharapkan lebih termotivasi untuk mengambil langkah-langkah menuju kehidupan yang aktif dan sehat.

Baca juga: Menjaga Kesehatan Mental di Era Modern: Tips untuk Generasi Muda

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi

Sumber:

BERITA TERBARU

Kemenkes Siapkan Rekomendasi Aktivitas Fisik Berdasarkan Usia

Close
Close
Close
Close
Link berhasil disalin!