Waspadai Nyeri Dada: Tanda Bahaya di Tengah Stres Kerja
Rasa nyeri di dada saat menghadapi tenggat waktu kerja bisa menjadi indikasi adanya masalah kesehatan yang serius. Kondisi ini sering kali dipicu oleh stres berlebih, sehingga penting untuk mengenali tanda-tanda bahaya ini.
Baca juga: Anggota DPR Dinonaktifkan Masih Terima Gaji, Kontroversi Berlanjut
Para pakar kesehatan mengingatkan bahwa nyeri dada tidak selalu berkaitan dengan masalah jantung, tetapi tetap harus diwaspadai terutama jika berlangsung lebih dari 15 menit.
Tekanan pekerjaan dan harapan yang tinggi sering kali menyebabkan tubuh melepaskan hormon stres seperti adrenalin dan kortisol. Peningkatan hormon ini bisa memicu respons fisik seperti jantung berdebar dan ketegangan otot, yang berpotensi menciptakan rasa nyeri di dada.
Kondisi nyeri ini sering disalahartikan sebagai akibat stres semata, padahal bisa menyembunyikan gejala awal penyakit jantung. Oleh karena itu, penting untuk selalu waspada dan mengelola stres dengan baik.
Baca juga: Sepatu Putih: Aksesori Fashion Tak Lekang Oleh Waktu
Dr. Vireza Pratama, SpJP(K), FIHA, FAsCC, FSCAI dari Mayapada Hospital, menegaskan bahwa nyeri dada akibat stres biasanya bersifat sementara dan mereda saat tubuh mulai tenang. "Nyeri dada harus diperhatikan jika menjalar ke lengan, rahang, atau punggung, serta disertai gejala berat seperti pingsan atau sesak napas," ujarnya.
Apabila rasa nyeri berlangsung lebih dari 15 menit, perlu ada kewaspadaan. Terutama jika nyeri tersebut sangat menyakitkan atau muncul saat istirahat, hal ini bisa menjadi tanda serangan jantung.
Mayapada Hospital Jakarta Selatan menawarkan layanan Chest Pain Unit untuk mengevaluasi penyebab nyeri dada tanpa biaya jika tidak ditemukan tanda gangguan jantung. Menurut dr. Fiktorius Kuludong MM, Hospital Director Mayapada Hospital, layanan ini merupakan langkah awal yang krusial dalam mendeteksi ancaman kesehatan.
Jika gejala mengarah pada indikasi serangan jantung, tim Cardiac Emergency Mayapada Hospital siap memberikan tindakan dengan prosedur standar dalam waktu kurang dari 60 menit. Layanan ini menjadi bagian dari Cardiovascular Center yang menyediakan penanganan menyeluruh untuk masalah kesehatan jantung.
Baca juga: Pentingnya Pemeriksaan Kesehatan Rutin untuk Masyarakat
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi
Sumber: