BREAKING NEWS
|
KAMIS, 04/06/2026
|
FOLLOW US:
Kategori Berita
Sabtu, 29 NOVEMBER 2025 • 15:16 WIB

Fenomena Suara Keroncongan pada Perut: Penjelasan Ilmiah di Balik Tanda Lapar

Fenomena Suara Keroncongan pada Perut: Penjelasan Ilmiah di Balik Tanda LaparFenomena Suara Keroncongan pada Perut: Penjelasan Ilmiah di Balik Tanda Lapar

Suara aneh yang muncul dari perut saat lapar, dikenal dengan istilah 'keroncongan', memiliki penjelasan ilmiah yang menarik. Fenomena ini bukan sekadar kebetulan, melainkan menunjukkan aktivitas sistem pencernaan yang sedang berfungsi meskipun perut dalam keadaan kosong.

Baca juga: Apple Siapkan iPhone 17 Series Tanpa Slot SIM Tray: Inovasi atau Tantangan?

Pembentukan suara ini terkait erat dengan gerakan usus yang semakin aktif saat organ tersebut bersiap menerima makanan. Mari kita telusuri lebih dalam mengenai penyebab, peran hormon, dan kapan suara ini kerap terdeteksi.

Penyebab Suara Keroncongan

Suara keroncongan atau yang dikenal dengan istilah 'borborygmi' adalah bunyi yang dihasilkan oleh gerakan usus saat mencerna makanan. Ketika tubuh merasa lapar, organ pencernaan mulai beraktivitas lebih intensif dalam persiapan untuk mendapatkan makanan.

Pada keadaan perut kosong, gerakan gas dan cairan di dalam usus menghasilkan suara yang cukup nyata. Proses ini merupakan hal yang alami dan merupakan bagian dari fungsi normal sistem pencernaan.

Faktor-faktor tertentu turut memengaruhi seberapa keras suara tersebut terdengar, seperti jenis makanan yang dikonsumsi sebelumnya serta lamanya waktu sejak makan terakhir.

Baca juga: Patung Superhero Anggota DPR RI Dirusak, Ahmad Sahroni Cerita di Balik Koleksinya

Peran Hormon dalam Proses ini

Saat perut mulai merasa lapar, tubuh memproduksi hormon yang dikenal dengan nama grelin. Hormon ini berfungsi tidak hanya untuk memberi sinyal bahwa tubuh membutuhkan makanan tetapi juga merangsang aktivitas usus.

Grelin menyebabkan kontraksi pada dinding perut yang berujung pada suara keroncongan. Jumlah hormon ini yang diproduksi berbanding lurus dengan tingkat keaktifan usus, sehingga semakin banyak hormon yang diproduksi, semakin jelas suara yang dihasilkan.

Dengan demikian, suara perut bukan hanya tanda lapar, tetapi juga sinyal bahwa tubuh sedang bersiap untuk mencerna makanan.

Kapan Suara Ini Kerap Terjadi?

Suara keroncongan perut biasanya terdengar lebih sering ketika seseorang telah melewatkan waktu makan yang lama. Contohnya, suara ini sering muncul setelah melewatkan sarapan atau saat dalam kondisi puasa.

Namun demikian, suara ini tidak hanya muncul saat lapar, pada beberapa kesempatan, perut juga dapat berbunyi setelah makan terutama jika makanan tersebut cukup berat untuk dicerna. Hal ini menunjukkan bahwa sistem pencernaan sedang melakukan kerja keras.

Berbagai kondisi emosional seperti stres atau kecemasan juga dapat memicu peningkatan aktivitas usus, yang membuat suara keroncongan terdengar lebih sering.

Baca juga: Sri Mulyani: Cinta Indonesia Meski Menghadapi Penjarahan

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi

Sumber:

BERITA TERBARU

Fenomena Suara Keroncongan pada Perut: Penjelasan Ilmiah di Balik Tanda Lapar

Close
Close
Close
Close
Link berhasil disalin!