BREAKING NEWS
|
KAMIS, 04/06/2026
|
FOLLOW US:
Kategori Berita
Jumat, 28 NOVEMBER 2025 • 15:05 WIB

Minum Es: Mitos dan Fakta yang Perlu Diketahui tentang Kesehatan Lambung

Minum Es: Mitos dan Fakta yang Perlu Diketahui tentang Kesehatan LambungMinum Es: Mitos dan Fakta yang Perlu Diketahui tentang Kesehatan Lambung

Minum es telah menjadi kebiasaan yang umum di kalangan masyarakat Indonesia, terutama di tengah cuaca yang panas. Namun, muncul pertanyaan mengenai keamanan kebiasaan ini bagi kesehatan lambung.

Baca juga: Menemukan Cinta Diri: Pentingnya Self Love dalam Kehidupan

Meskipun es memberikan kesegaran, terdapat berbagai mitos dan fakta yang perlu diperhatikan terkait dampaknya terhadap sistem pencernaan.

Mitos dan Fakta tentang Minum Es

Banyak orang meyakini bahwa minum es berpotensi menyebabkan masalah lambung, seperti gastritis. Namun, tidak semua informasi yang beredar menegaskan hal tersebut; beberapa penelitian menunjukkan bahwa suhu minuman tidak selalu berpengaruh signifikan terhadap kesehatan lambung.

Dr. Ahmad dari Universitas Kesehatan Indonesia menyatakan, "Minum es dalam jumlah wajar tidak akan merusak lambung. Yang terpenting adalah seberapa banyak dan kapan Anda meminumnya." Rasa dingin dari minuman es dapat memberikan efek yang nyaman, terutama setelah melakukan aktivitas fisik.

Meskipun memberikan kenyamanan, konsumsi es secara berlebihan terutama bagi individu yang memiliki riwayat gangguan lambung, dapat memperburuk gejala seperti nyeri atau kembung. Oleh karena itu, penting untuk memahami batasan dalam kebiasaan mengonsumsi es.

Baca juga: Microsoft Luncurkan Fitur Penyimpanan Otomatis di Word dan Aplikasi Lain

Dampak Minum Es pada Pencernaan

Pengaruh minum es terhadap proses pencernaan dapat terjadi jika dikonsumsi bersamaan dengan makanan panas. Sentuhan dingin dari es dapat menyebabkan lambung sedikit terkejut, tetapi tidak selalu berdampak negatif.

Sebuah studi di Rumah Sakit Umum Jakarta menunjukkan bahwa individu yang meneguk minuman dingin bersamaan dengan makanan berat sering kali melaporkan rasa tidak nyaman. Namun, respons yang muncul dapat bervariasi dari satu orang ke orang lainnya.

Ada kalanya konsumsi es dapat memicu nyeri lambung bahkan pada individu yang tidak memiliki riwayat penyakit tersebut. Dr. Siti, seorang ahli gizi, menegaskan, “Identifikasi kebutuhan tubuh kita itu penting, jangan sampai hanya mengikuti tren.”

Tips Aman Mengonsumsi Minuman Dingin

Salah satu saran yang aman adalah membatasi konsumsi es dalam jumlah yang moderat. Untuk penggemar es, disarankan untuk meminum es setelah makan, bukan sebelum atau bersamaan dengan makanan.

Selain itu, tidak semua jenis minuman dingin memiliki risiko yang sama. Minuman manis dan berkarbonasi, misalnya, lebih berisiko menimbulkan gangguan lambung dibandingan dengan air es biasa.

Bagi individu dengan riwayat gangguan lambung, konsultasi dengan dokter sebelum mengadopsi kebiasaan ini ke dalam rutinitas harian adalah langkah yang bijak.

Baca juga: Sepatu Putih: Aksesori Fashion Tak Lekang Oleh Waktu

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi

Sumber:

BERITA TERBARU

Minum Es: Mitos dan Fakta yang Perlu Diketahui tentang Kesehatan Lambung

Close
Close
Close
Close
Link berhasil disalin!