Mewaspadai Penipuan Berkedok Lowongan Kerja: Kenali Modus dan Ciri-Cirinya
Penipuan berkedok lowongan kerja semakin marak dan perlu diwaspadai oleh para pencari kerja di Indonesia. Hal ini dapat menyebabkan kerugian baik materi maupun psikologis bagi para korban.
Baca juga: Tantangan Workout 30 Hari Tanpa Alat: Cara Praktis Meningkatkan Kebugaran di Rumah
Banyak orang masih terjebak dalam berbagai modus penipuan ini, sehingga penting untuk mengetahui cara mengenalinya agar tidak menjadi korban.
Salah satu modus penipuan yang umum adalah tawaran kerja yang datang melalui email atau pesan singkat tanpa adanya proses seleksi yang jelas. Penipu sering kali menjanjikan gaji tinggi dengan sedikit syarat, menarik perhatian pencari kerja.
Selain itu, penipuan juga bisa melibatkan keharusan bagi pelamar untuk membayar biaya tertentu agar dapat memperoleh pekerjaan. Biasanya, penipu akan mengklaim ada biaya administrasi atau pelatihan yang harus dilunasi terlebih dahulu.
Modus lain yang patut diwaspadai adalah penawaran pekerjaan dari perusahaan palsu. Penipu kerap menggunakan nama perusahaan terkenal untuk menarik perhatian pelamar dan meyakinkan mereka.
Baca juga: Kekacauan di Duren Sawit: Uya Kuya Menjadi Korban Penjarahan Setelah Video Viral
Ciri-ciri lowongan kerja palsu sering kali dapat dikenali dari tawaran yang terlalu menggiurkan. Ketika gaji yang ditawarkan jauh di atas rata-rata untuk posisi tersebut, hal ini seharusnya memicu kewaspadaan.
Perusahaan yang sah biasanya memiliki email resmi dengan domain mereka sendiri, bukan menggunakan layanan email gratis seperti Gmail atau Yahoo. Tawaran dari akun pribadi harus dicurigai lebih lanjut.
Selanjutnya, perhatikan tata bahasa dan cara penulisan iklan lowongan kerja tersebut. Banyak iklan fiktif yang mengandung kesalahan ketik atau tampak tidak profesional, hal ini bisa menjadi pertanda penipuan.
Sebelum melamar, penting untuk melakukan riset mengenai perusahaan tersebut. Pastikan mereka memiliki website resmi dan ulasan dari orang-orang yang pernah bekerja di sana.
Jangan mudah tergiur oleh tawaran yang tidak masuk akal. Ambil waktu untuk berpikir dan jangan ragu untuk bertanya kepada orang lain mengenai tawaran yang diterima.
Akhirnya, selalu gunakan situs lowongan kerja terkemuka yang memiliki reputasi baik. Hindari mengakses tawaran kerja yang tidak jelas sumbernya, karena dapat menjadi jebakan.
Baca juga: Sri Mulyani: Cinta Indonesia Meski Menghadapi Penjarahan
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi
Sumber: