BREAKING NEWS
|
KAMIS, 04/06/2026
|
FOLLOW US:
Kategori Berita
Selasa, 25 NOVEMBER 2025 • 11:47 WIB

Dampak Kurangnya Aktivitas Fisik Terhadap Kesehatan Masyarakat Indonesia

Author

Dampak Kurangnya Aktivitas Fisik Terhadap Kesehatan Masyarakat IndonesiaDampak Kurangnya Aktivitas Fisik Terhadap Kesehatan Masyarakat Indonesia

Banyak orang di Indonesia mengeluhkan rasa lelah yang berkepanjangan dalam kehidupan sehari-hari. Rasa lelah ini bisa jadi disebabkan oleh kurangnya aktivitas fisik yang cukup.

Baca juga: Dampak Perkataan Kasar Orang Tua Terhadap Psikologi Anak

Gerakan tubuh yang minimal dapat mempengaruhi kesehatan secara keseluruhan. Mengubah kebiasaan sehari-hari dapat memberikan dampak positif yang signifikan.

Pengaruh Aktivitas Fisik terhadap Kesehatan

Aktivitas fisik memiliki peran vital dalam menjaga kesehatan tubuh. Sebuah studi menunjukkan bahwa orang yang aktif secara fisik cenderung merasa lebih energik dan kurang mengalami rasa lelah.

Menurut Dr. Yulia dari RS. Cipto Mangunkusumo, 'Aktivitas fisik yang teratur tak hanya meningkatkan stamina, tetapi juga memberikan efek positif pada kesehatan mental.'

Kurangnya aktivitas dapat menyebabkan penurunan daya tahan tubuh. Hal ini, pada gilirannya, dapat membuat seseorang merasa lebih cepat capek.

Baca juga: Olahraga Low Impact: Solusi Ideal bagi Pemula untuk Memulai Kebiasaan Sehat

Mengapa Kita Merasa Capek?

Rasa capek sering kali disebabkan oleh kombinasi faktor fisik dan psikologis. Terlalu banyak duduk atau kurang bergerak dapat menyebabkan otot menjadi tegang dan terasa kaku.

Jean-Pierre, seorang ahli fisioterapi, menegaskan bahwa 'dari aspek fisiologis, tubuh perlu bergerak untuk mengalirkan darah secara efisien.' Gerakan akan membantu mengurangi kelemahan otot.

Stres dan tekanan mental juga berkontribusi pada rasa lelah. Keseimbangan antara aktivitas fisik dan mental diperlukan untuk menjaga kesehatan optimal.

Cara Meningkatkan Aktivitas Fisik dalam Kehidupan Sehari-hari

Ada banyak cara untuk meningkatkan aktivitas fisik tanpa harus melakukan olahraga berat. Contohnya, berjalan kaki saat berangkat kerja atau menggunakan tangga alih-alih lift.

Dr. Anton dari Universitas Indonesia mengungkapkan, 'Bahkan, penambahan aktivitas kecil dalam rutinitas harian bisa berkontribusi pada kesehatan yang lebih baik.'

Mengatur jadwal rutin untuk berolahraga, meskipun hanya selama 15-30 menit sehari, juga sangat dianjurkan. Ini dapat membantu tubuh beradaptasi dengan peningkatan aktivitas secara bertahap.

Baca juga: Sepatu Putih: Aksesori Fashion Tak Lekang Oleh Waktu

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi

Sumber:

BERITA TERBARU

Dampak Kurangnya Aktivitas Fisik Terhadap Kesehatan Masyarakat Indonesia

Close
Close
Close
Close
Link berhasil disalin!