Mengenal Gejala Awal Diabetes pada Anak
Diabetes pada anak menunjukkan gejala yang lebih luas dari sekedar sering buang air kecil, termasuk perubahan warna kulit yang dapat menjadi indikasi masalah kesehatan serius.
Baca juga: Kota-Kota Terbaik di Indonesia untuk Liburan Sendirian
Penting bagi orang tua untuk mengenali tanda-tanda awal diabetes guna mencegah perkembangan penyakit yang lebih serius di kemudian hari.
Diabetes pada anak seringkali ditandai dengan frekuensi buang air kecil yang meningkat, menunjukkan kadar gula darah yang tinggi. Dr. Dicky Tahapary, seorang dokter spesialis penyakit dalam, menyatakan, "Jadi kalau anak-anak apa, biasanya udah gede waktunya kok masih sering ngompol misalkan atau malam kok ngompol terus, itu salah satu gejalanya."
Perubahan fisik di area leher atau tengkuk juga patut dicermati. Warna kulit yang menggelap pada bagian tersebut bisa menjadi tanda awal resistensi insulin, suatu kondisi yang bisa memicu diabetes.
Dr. Tahapary menambahkan bahwa resistensi insulin umumnya mulai terlihat pada masa remaja, tetapi bisa lebih awal dengan perubahan kulit pada leher atau tengkuk. "Kalau resistensi insulin itu biasanya waktu remaja nanti mulai kelihatan. Kalau anak-anak biasanya suka agak kelihatan di leher atau tengkuk sudah agak kehitaman di bagian belakang," jelasnya.
Baca juga: Sherina Munaf Selamatkan Kucing dari Rumah Uya Kuya Pasca Perampokan
Selain perubahan warna kulit, penurunan berat badan yang tidak wajar juga harus menjadi perhatian orang tua. Hal ini menjadi indikator penting dalam pertumbuhan anak.
Dr. Tahapary menekankan bahwa diabetes pada anak bukan hanya disebabkan oleh faktor genetik atau diabetes tipe 1. Saat ini, angka obesitas pada anak juga berkontribusi pada peningkatan kasus diabetes tipe 2. "Kalau zaman dulu sebagian besar karena atau genetik atau diabetes tipe 1. Cuma sekarang dengan makin banyaknya obesitas pada anak-anak itu diabetes tipe 2 juga naik," tuturnya.
Orang tua disarankan untuk rutin memantau perkembangan anak dengan mencatat data pertumbuhan di kurva pertumbuhan. "Bisa dicatatkan kalau punya anak berarti harus rajin dimasukkan ke kurva pertumbuhan, berat badannya seusai usia atau tidak," sebutnya.
Kesadaran orang tua terhadap gejala diabetes sangat penting untuk pencegahan. Memahami tanda-tanda yang muncul bisa membantu mendeteksi masalah lebih cepat.
Diabetes tipe 2 menjadi perhatian serius di kalangan anak-anak saat ini. Dengan bertambahnya jumlah anak yang mengalami obesitas, orang tua perlu mengedukasi diri mengenai gaya hidup sehat sebagai tindakan pencegahan.
Pencegahan diabetes melibatkan pengembangan kebiasaan makan yang baik dan aktivitas fisik yang teratur, sebagai bagian dari gaya hidup sehat yang harus diajarkan sejak dini.
Baca juga: Dampak Perkataan Kasar Orang Tua Terhadap Psikologi Anak
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi
Sumber: