Hujan Meteor Draconid: Pertunjukan Kilatan Malam yang Menanti di Langit Utara
Setiap awal Oktober, langit malam di belahan utara Bumi akan menampilkan fenomena alam yang menakjubkan berupa hujan meteor Draconid, yang puncaknya diperkirakan akan terjadi pada 8 Oktober 2025.
Baca juga: Kementerian Perindustrian Ungkap Status Penjualan iPhone 17 di Indonesia
Fenomena ini berasal dari jejak debu komet 21P/Giacobini-Zinner, memungkinkan pengamat untuk menikmati keindahan tersebut tanpa perlu peralatan canggih.
Hujan meteor Draconid dinamai berdasarkan rasi bintang Draco, yang dalam bahasa Latin memiliki arti 'naga'. Fenomena ini biasa terlihat seolah berasal dari mulut naga yang ada di langit utara.
Berbeda dari hujan meteor lainnya, Draconid lebih baik diamati pada malam hari setelah senja, saat posisi rasi Draco tinggi di cakrawala utara.
Aktivitas meteor ini bersifat tidak menentu, di mana pada tahun-tahun biasa hanya sedikit meteor yang muncul setiap jam, namun pada waktu-waktu tertentu, Draconid dapat melepaskan ribuan meteor dalam waktu singkat.
Sejarah mencatat ledakan aktivitas terbesar terjadi pada tahun 1933 dan 1946, saat ribuan meteor tampak jatuh setiap jam.
Puncak aktivitas hujan meteor Draconid pada tahun ini diprediksi terjadi pada pukul 19.00 UTC, 8 Oktober 2025, atau sekitar pukul 02.00 WIB 9 Oktober 2025.
Baca juga: Apple Siapkan iPhone 17 Series Tanpa Slot SIM Tray: Inovasi atau Tantangan?
Periode aktif fenomena ini berkisar dari tanggal 6 hingga 10 Oktober 2025, dengan waktu terbaik untuk mengamati adalah setelah gelap pada malam 8 Oktober, sekitar pukul 19.00 hingga 22.00 waktu setempat.
Namun, pencahayaan bulan purnama dapat mengganggu pengamatan, membuat banyak pengamat disarankan untuk mencari lokasi yang jauh dari polusi cahaya.
Dalam kondisi ideal, pengamat yang tidak terhalang cahaya bulan bisa melihat hingga 10 meteor Draconid per jam, meskipun jumlah ini bergantung pada kondisi atmosfer dan kecerahan langit.
Pengamatan hujan meteor Draconid tidak memerlukan teleskop atau alat khusus; cukup memilih lokasi yang tepat dengan langit malam yang gelap dan bersabar.
Disarankan untuk mematikan semua lampu sekitar dan memberi waktu pada mata untuk beradaptasi dengan kegelapan selama 15-20 menit.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi
Sumber: