Waspada Ameba Pemakan Otak Saat Berenang di Perairan Hangat
Berenang di kolam renang atau danau pasti menjadi aktivitas menyenangkan bagi banyak orang, terutama di Indonesia yang beriklim tropis. Namun, perlu diingat bahwa ada ancaman serius yang mengintai, yaitu ameba pemakan otak, Naegleria fowleri.
Baca juga: Kunto Aji Bicara Tanggung Jawab Anggota Dewan di DPR
Dokter spesialis neurologi, dr Sholihul Muhibbi, menjelaskan bahwa ameba ini dapat menyebabkan infeksi berbahaya melalui hidung saat berenang. Memahami cara ameba ini menginfeksi tubuh sangat penting untuk meminimalisir risiko kesehatan.
Naegleria fowleri, yang dikenal dengan sebutan ameba pemakan otak, adalah organisme yang umum ditemukan di perairan hangat seperti danau dan kolam renang yang tidak terawat. Infeksi dari ameba ini dapat mengakibatkan dampak fatal jika tidak ditangani dengan segera.
Dokter Sholihul menyatakan bahwa ameba ini biasanya tertular saat seseorang terpapar air yang mengandung Naegleria fowleri melalui hidung. Jalur masuk utama infeksi ini adalah melalui saraf penciuman yang dapat menjalar langsung ke otak.
Penting untuk memiliki pemahaman yang baik mengenai Naegleria fowleri ini agar dapat mengambil langkah pencegahan yang tepat saat beraktivitas di perairan hangat.
Baca juga: Menjaga Kesehatan Mental di Era Modern: Tips untuk Generasi Muda
Infeksi akibat Naegleria fowleri dapat menyebabkan kondisi serius yang berpotensi fatal. Gejala awalnya mirip dengan flu, seperti sakit kepala, demam, dan mual, namun dapat berkembang menjadi gejala yang lebih parah termasuk kebingungan dan kejang.
Dokter Sholihul menegaskan, "Kemampuan ini yang menjadikan spesies N. fowleri berbahaya." Kerusakan pada jaringan otak yang ditimbulkan oleh ameba ini bisa utama berujung pada kematian dalam waktu yang singkat, jika tanpa penanganan yang cepat.
Dengan kesadaran akan gejala dan bahaya yang ditawarkan oleh infeksi ini, diharapkan masyarakat dapat lebih waspada saat beraktivitas di perairan.
Menghadapi risiko infeksi tersebut, dr Sholihul merekomendasikan penggunaan klorin untuk membersihkan air kolam sebelum digunakan untuk berenang. Klorin berfungsi untuk mengurangi kemungkinan kontaminasi oleh ameba berbahaya.
Selain itu, ia juga menyarankan agar air tawar dari sumber alami diperlakukan dengan baik sebelum digunakan. "Air mentah yang disaring atau dimasak hingga mendidih sering kali lebih aman dan tidak mengandung bakteri yang berbahaya," ujarnya, menekankan pentingnya langkah-langkah pencegahan dalam menjaga kesehatan saat berenang.
Baca juga: Fenomena Film KPop Demon Hunters di Netflix
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi
Sumber: