tastetrip.id – Kecanduan gula kini menjadi isu kesehatan yang kian serius di kalangan kita. Banyak penelitian menunjukkan bahwa dampak kecanduan ini mungkin lebih mengkhawatirkan dibandingkan dengan kecanduan terhadap kafein yang ada di kopi.
Gula merupakan sumber energi penting bagi tubuh. Ketika kita mengonsumsinya, gula merangsang pelepasan dopamin, senyawa yang membuat kita merasa senang, sehingga kita ingin terus mengonsumsinya.
Kenyataannya, banyak makanan dan minuman yang mengandung gula, bahkan yang tidak kita sadari seperti roti dan saus tomat. Ini membuat kita lebih rentan terhadap keterikatan pada gula karena keberadaan gula yang begitu melimpah dalam kehidupan sehari-hari.
Kecanduan gula berpotensi mendatangkan berbagai masalah kesehatan serius. Di antaranya adalah obesitas, diabetes, serta masalah jantung, yang kian menjuarai daftar penyakit yang muncul karena pola makan buruk.
Selain itu, terlalu banyak mengonsumsi gula juga dapat meningkatkan risiko gangguan kesehatan mental, seperti kecemasan dan depresi. Beberapa studi bahkan mengaitkan konsumsi gula berlebih dengan tingkat peradangan dalam tubuh, yang dapat mendatangkan berbagai penyakit kronis.
Di sisi lain, kopi merupakan sumber kafein yang bisa meningkatkan energi dan fokus. Meskipun ada potensi untuk kecanduan, efek samping dari kafein biasanya lebih mudah dikelola dengan penurunan konsumsi secara bertahap.
Manakala seseorang berusaha mengurangi asupan kopi, beberapa mungkin merasakan gejala seperti sakit kepala atau keletihan. Namun, risiko kesehatan jangka panjang yang disebabkan oleh konsumsi gula jauh lebih mengkhawatirkan.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi
Sumber: