Selasa, 30 SEPTEMBER 2025 • 17:29 WIB

Tren Athleisure di Lingkungan Kerja: Gabungan Kenyamanan dan Profesionalisme

Author

Tren Athleisure di Lingkungan Kerja: Gabungan Kenyamanan dan Profesionalisme

Athleisure office look adalah tren mode yang menggabungkan kenyamanan olahraga dengan kesan profesional. Dalam beberapa tahun terakhir, gaya berpakaian ini semakin populer di kalangan para pekerja di Indonesia.

Baca juga: Momen-Momen Kecil yang Membawa Kebahagiaan

Penggunaan athleisure di kantor kini semakin diterima, seiring dengan perubahan norma berpakaian untuk profesional. Dari pekerja kantoran hingga perusahaan startup, banyak yang menjadikan athleisure sebagai pilihan utama.

Latar Belakang Athleisure dalam Dunia Kerja

Tren athleisure muncul dalam mode beberapa tahun lalu, di mana pakaian yang awalnya dirancang untuk olahraga kini diaplikasikan dalam kehidupan sehari-hari. Di Indonesia, perubahan ini terlihat jelas, terutama di kota besar seperti Jakarta dan Bandung.

Banyak perusahaan telah mengizinkan karyawannya mengenakan busana yang lebih santai namun tetap memperhatikan penampilan profesional. Hal ini menjadi respons terhadap kebutuhan generasi muda yang lebih mengutamakan kenyamanan dalam berpakaian.

Athleisure kini tidak hanya menjadi pilihan untuk aktivitas lapangan, tetapi juga merambah ke lingkungan kerja, menciptakan kebijakan baru di beberapa kantor mengenai dress code yang lebih fleksibel.

Baca juga: Kekacauan di Duren Sawit: Uya Kuya Menjadi Korban Penjarahan Setelah Video Viral

Elemen Penting dalam Athleisure Office Look

Dalam membangun athleisure office look, penting untuk memilih pakaian yang tidak hanya nyaman tetapi juga memiliki kesan formal. Beberapa item yang sering dipilih adalah blazer sporty, celana jogger, dan sepatu sneakers.

Padu padan antara pakaian olahraga dan elemen profesional harus dilakukan secara hati-hati agar tetap terlihat rapi. Kombinasikan celana jogger dengan kemeja berkualitas dan blazer sederhana untuk penampilan yang lebih profesional.

Pemilihan warna dan bahan juga menjadi faktor penentu; warna netral atau pastel menciptakan kesan yang lebih profesional, sementara bahan yang breathable memberikan kenyamanan sepanjang hari.

Dampak Athleisure Terhadap Etika Berpakaian

Dengan adanya tren athleisure, etika berpakaian di tempat kerja mengalami transformasi. Ini menunjukkan pergeseran dalam norma-norma tradisional yang sebelumnya mengatur cara berpakaian di kantor.

Organisasi yang mendukung penggunaan athleisure cenderung menciptakan atmosfer kerja yang lebih santai dan inklusif. Atmosfer ini berpotensi meningkatkan produktivitas dan kebahagiaan karyawan.

Namun, penting untuk diingat bahwa tidak semua jenis athleisure sesuai untuk semua jenis pekerjaan; setiap karyawan diharapkan memilih pakaian yang mencerminkan peran dan tanggung jawab mereka.

Baca juga: Fenomena Film KPop Demon Hunters di Netflix

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi

Sumber:

Author

Ajeng

Editor
TERPOPULER
BERITA TERBARU