Prosesi pemakaman penyanyi Vidi Aldiano di TPU Tanah Kusir, Jakarta Selatan, dipenuhi dengan rasa duka yang mendalam. Dalam upacara tersebut, Sheila Dara Aisha, istri Vidi, menunjukkan ketegaran di tengah perpisahan yang menyakitkan.
Baca juga: Sherina Munaf Selamatkan Kucing dari Rumah Uya Kuya Pasca Perampokan
Pemakaman berlangsung pada Minggu pagi, mulai pukul 08:00 WIB, dihadiri oleh keluarga, kerabat, dan rekan-rekan selebritas yang memberikan penghormatan terakhir. Hujan deras yang mengguyur tidak menghalangi para pelayat untuk hadir dan memberikan dukungan.
Prosesi Pemakaman yang Khidmat
Momen pemakaman Vidi Aldiano dilaksanakan dengan khidmat di bawah derasnya hujan. Sheila Dara mengenakan pakaian panjang biru tua dan masker hitam, melangkah tenang menuju area pemakaman dengan didampingi oleh keluarga dekat.
Selama lebih kurang dua jam, prosesi pemakaman berlangsung dalam suasana yang penuh kesedihan, menunjukkan dukungan dan kasih sayang terakhir dari para pelayat untuk mendiang Vidi.
Setelah prosesi selesai, Sheila tidak memberikan komentar kepada media yang telah menunggu. Ia langsung menuju kendaraan yang telah disiapkan, sementara penjagaan ketat dilakukan oleh keluarga dan pihak keamanan.
Baca juga: Tips Aman Berolahraga untuk Menghindari Cedera
Kehadiran Rekan Selebritas
Sejumlah figur dari dunia hiburan turut memberikan penghormatan terakhir untuk Vidi Aldiano, termasuk Afgan, Bunga Citra Lestari, dan Deddy Corbuzier yang hadir bersama kedua anaknya.
Deddy Corbuzier, dengan pakaian serba hitam, terlihat mengajak anak-anaknya untuk menabur bunga di atas makam Vidi. Kehadiran mereka turut menambah suasana haru dalam acara pemakaman.
Rekan-rekan selebritas lainnya seperti Nadin Amizah, Habib Ja’far, dan Anya Geraldine juga menyatakan dukungan kepada keluarga Vidi, yang menunjukkan betapa besar dampak yang ditinggalkan Vidi sepanjang hidupnya.
Kepergian yang Menghentakkan Hati
Vidi Aldiano mengembuskan napas terakhir pada Sabtu, 7 Maret, pukul 16.33 WIB, setelah bertahun-tahun berjuang melawan kanker ginjal. Ia meninggalkan dunia ini di usia 35 tahun.
Dikenal sebagai Duta Persahabatan oleh teman-temannya, kepergian Vidi meninggalkan duka yang mendalam, tidak hanya bagi keluarga dan sahabat dekatnya, tetapi juga bagi para penggemar di seluruh Indonesia.
Kisah perjuangan Vidi melawan penyakitnya menjadi inspirasi serta mengingatkan banyak orang akan fragilitas kehidupan, dengan banyak yang mendoakan agar arwahnya tenang di sisi Tuhan.
Baca juga: Menjaga Kesehatan Mental di Tengah Kesibukan
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi
Sumber: