Rabu, 04 MARET 2026 • 14:28 WIB

Jonathan Frizzy Beralih ke Kehidupan Baru Setelah Bebas dari Tahanan

Author

Jonathan Frizzy Beralih ke Kehidupan Baru Setelah Bebas dari Tahanan

Aktor Jonathan Frizzy mengungkapkan pentingnya selektivitas dalam memilih teman setelah bebas dari tahanan.

Baca juga: Kekacauan di Duren Sawit: Uya Kuya Menjadi Korban Penjarahan Setelah Video Viral

Pernyataan ini disampaikan dalam sebuah program di Trans 7, di mana dirinya memaparkan pelajaran berharga dari pengalaman pahit yang dilaluinya.

Pelajaran Berharga Setelah Kasus Hukum

Jonathan Frizzy, yang lebih akrab disapa Ijonk, berbicara tentang pengalaman sulit yang dihadapinya terkait kasus peredaran vape berisi obat keras. Ia merasakan dampak emosional yang mendalam akibat peristiwa tersebut.

"Jangan gampang percaya sama orang," ungkapnya, menekankan pentingnya pemilihan teman yang tepat pasca pengalamannya di tahanan. Selama masa tersebut, ia merenungkan arti dari hubungan yang dimiliki dan kesadaran akan potensi risiko di sekelilingnya.

Ijonk menyadari betapa vitalnya menjaga lingkungan pertemanan agar terhindar dari masalah serupa di masa depan. Kesadaran ini menjadi bagian dari upayanya untuk bangkit kembali.

Baca juga: Anggota DPR Dinonaktifkan Masih Terima Gaji, Kontroversi Berlanjut

Dari Dendam ke Kebangkitan Karier

Jonathan mengakui pernah merasakan rasa dendam terhadap situasi yang menimpanya, namun memilih untuk melepaskan perasaan tersebut. "Sempat (dendam), tetapi ya sudahlah, mau diapakan lagi," ujarnya.

Ia percaya bahwa pengalaman pahit tersebut telah membentuknya menjadi pribadi yang lebih tangguh. Kini, fokus utamanya adalah memulai kembali karier di industri hiburan yang pernah ia tinggalkan.

Sambil menyemangati penggemarnya, Jonathan menyerukan agar mereka tidak menyerah meski menghadapi kesulitan. Harapan untuk kembali mendapatkan kesempatan baru menjadi motivasi terbesarnya.

Proses Penjara dan Kebangkitan Setelah Bebas

Jonathan Frizzy menjalani hukuman delapan bulan penjara setelah dijatuhi vonis oleh Pengadilan Negeri Tangerang. Kasusnya berawal dari penangkapan terkait penyalahgunaan vape, yang berujung pada keputusan hukum yang menyakitkan.

Ia mendapatkan kebebasan dari Lapas Pemuda Kelas IIA Tangerang pada 7 Januari 2026. Langkah pertamanya setelah bebas adalah memperbaiki cara bersosialisasi dan memilih teman-teman dari lingkaran yang lebih positif.

Dengan tekad yang kuat, Jonathan berusaha untuk tidak mengulangi kesalahan yang sama. Keputusan untuk lebih selektif dalam pertemanan merupakan langkah awal untuk membuka lembaran baru dalam hidupnya.

Baca juga: Dampak Perkataan Kasar Orang Tua Terhadap Psikologi Anak

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi

Sumber:

Author
TERPOPULER
BERITA TERBARU