Grammy Awards ke-68 yang diselenggarakan di Crypto.com Arena, Los Angeles, pada Minggu (1/2) waktu setempat, menciptakan sejumlah momen bersejarah dalam dunia musik.
Baca juga: Menemukan Cinta Diri: Pentingnya Self Love dalam Kehidupan
Kendrick Lamar meraih lima piala malam itu, menjadikannya musisi hip-hop dengan total Piala Grammy terbanyak dalam sejarah event ini.
Kendrick Lamar Mengukuhkan Posisi sebagai Ikon Hip-Hop
Dengan total 26 Piala Grammy, Kendrick Lamar berhasil melampaui Jay-Z yang memiliki 25 dan Kanye West dengan 24 piala. Pada Grammy Awards kali ini, Lamar berhasil memenangkan kategori Record of The Year bersama SZA untuk lagu 'luther'.
Single 'luther' juga membawa pulang penghargaan Best Melodic Rap Performance di acara pra-televisi Grammy. Selain itu, kontribusinya pada lagu 'Chains & Whips' oleh Clipse juga memberikan gelar Best Rap Performance.
Album terbarunya, GNX, dinyatakan sebagai Best Rap Album, sedangkan lagu 'TV Off' meraih penghargaan Best Rap Song. Keberhasilan ini semakin memperkuat status Lamar dalam industri musik global.
Baca juga: Keamanan dan Manfaat Lari Malam: Apa yang Perlu Diketahui?
Sejarah Baru bagi Bad Bunny dan Lady Gaga
Bad Bunny mencatatkan sejarah luar biasa dengan memenangkan Album of The Year untuk album berbahasa Spanyol pertamanya, Debí Tirar Más Fotos. Di malam yang sama, ia juga membawa pulang dua piala lainnya, termasuk Best Música Urbana Album dan Best Global Music Performance untuk lagu 'EoO'.
Keberhasilan Bad Bunny mencerminkan pengaruh musik berbahasa Spanyol yang semakin mendalam di kancah internasional. Tak ketinggalan, Lady Gaga juga mendapatkan sorotan dengan tiga piala untuk album Mayhem serta kolaborasinya bersama Rosé dan Jade.
Gaga meraih penghargaan Best Pop Vocal Album, Best Dance/Pop Recording, serta Producer of the Year, Non-Classical, menambah prestasinya di industri yang kompetitif ini.
Inovasi dalam Musik K-Pop dan Penghargaan untuk Musisi Baru
Grammy Awards tahun ini turut mencatat perkembangan signifikan untuk musik K-Pop, di mana soundtrack utama film Netflix 'KPop Demon Hunters' dengan lagu 'Golden' menjadi yang pertama dari genre tersebut meraih Piala Grammy. Selain itu, Rosé tampil sebagai penampil solo pertama asal Korea Selatan di Grammy.
Olivia Dean menjadi pemenang kategori Best New Artist, melanjutkan tren positif bagi artis wanita di industri musik. Tahun sebelumnya, kategori ini dimenangkan oleh Chappell Roan melalui lagu 'Good Luck Babe'.
Keberhasilan artis-artis wanita menggambarkan kemajuan yang semakin pesat dalam representasi gender di dunia musik.
Baca juga: Merevolusi Perawatan Keguguran dengan Kecerdasan Buatan
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi
Sumber: