Pendaki asal Amerika, Alex Honnold, berhasil menaklukkan Taipei 101 tanpa menggunakan tali pengaman pada Minggu, 25 Januari 2026.
Baca juga: Menciptakan Suasana Cozy di Kamar Kecil
Aksi berani ini menarik perhatian ribuan orang dan disiarkan secara langsung melalui Netflix.
Pendakian Bersejarah di Taipei 101
Taipei 101, yang menjulang setinggi 508 meter, dikenal sebagai salah satu gedung tertinggi di dunia serta menjadi simbol kota Taipei.
Pendakian Honnold berlangsung selama 91 menit dan mendapat izin resmi dari pihak Taipei 101 serta pemerintah kota.
Setelah menyelesaikan pendakian, Honnold menyatakan, "Sungguh cara yang indah untuk melihat Taipei," menunjukkan betapa berarti pengalaman ini baginya.
Sebelumnya, pendakian sempat ditunda sehari akibat cuaca buruk, namun ia tetap melanjutkan misi ketika keadaan membaik.
Dukungan dan Respon dari Pihak Berwenang
Aksi Honnold mendapat dukungan penuh dari manajemen Taipei 101 serta perhatian dari politisi Taiwan.
Baca juga: Tips Menjaga Kesehatan Mata di Era Digital
Presiden Taiwan, Lai Ching-te, menyampaikan ucapan selamat kepada Honnold melalui media sosial, "Selamat kepada Alex yang berani dan tak kenal takut karena telah menyelesaikan tantangan ini."
Lai menekankan bahwa aksi ini tidak hanya memperlihatkan keindahan gedung, tetapi juga semangat masyarakat Taiwan.
James Smith, produser eksekutif yang terlibat dalam siaran langsung, menambahkan pentingnya kepercayaan yang diberikan Taipei 101 kepada Honnold.
Mengukir Jejak di Sejarah Pendakian
Pendakian ini merupakan hasil perencanaan matang. Honnold awalnya mempertimbangkan untuk naik tanpa izin, namun memilih untuk menghormati tim yang memberinya izin.
"Yah, jelas saya tidak akan mengambil alih ini... saya akan menghormati orang-orang dan melihat apakah ini akan terwujud," ujarnya.
Sebelumnya, Taipei 101 didaki oleh pendaki Prancis, Alain Robert, pada tahun 2004 dengan tali pengaman dalam waktu empat jam.
Sehingga, pencapaian Honnold ini menjadi momen penting dalam sejarah pendakian dunia.
Baca juga: Menjaga Kesehatan Mental di Tengah Kesibukan
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi
Sumber: