Gerakan Bela Negara Membangun Indonesia (GBN-MI) mengonfirmasi bahwa Ayu Aulia merupakan anggota tim kreatif organisasi tersebut, bukan bagian dari Kementerian Pertahanan (Kemhan).
Baca juga: Dolby Vision 2: Inovasi Teknologi Visual Dengan Kecerdasan Buatan
Pernyataan ini disampaikan oleh Ketua Umum GBN-MI dalam konferensi pers terakhir yang diadakan pada akhir Desember 2025.
Klarifikasi Keterlibatan Ayu Aulia
Dalam konferensi pers, Laksamana Pertama TNI (Purn.) M. Faisal Manaf menekankan bahwa Ayu Aulia adalah bagian dari tim kreatif GBN-MI, sebuah organisasi yang dibentuk dengan rekomendasi dari Kemhan.
'Dia (Ayu Aulia) tim kreatif dari Gerakan Bela Negara Membangun Indonesia yang merupakan organisasi memang rekomendasi dibentuk oleh Kemhan, tetapi terpisah dari organisasi Kemhan,' katanya.
Pelantikan pengurus Dewan Pimpinan Nasional GBN-MI untuk periode 2025-2030 diadakan di Aula Bela Negara Kemhan pada tanggal 19 Desember, bertepatan dengan Hari Bela Negara Ke-77.
'Jadi, bukan Kemhan yang melantik, bukan, tetapi pelantikan GBN-MI itu tempatnya di Kantor Kemhan,' jelas Faisal.
Baca juga: Menciptakan Suasana Cozy di Kamar Kecil
Tujuan dan Komitmen GBN-MI
Faisal menambahkan bahwa bela negara merupakan kewajiban setiap individu yang dapat dilakukan dengan berbagai cara. GBN-MI berupaya meningkatkan partisipasi masyarakat dalam upaya bela negara dengan melibatkan figur publik dan pemengaruh.
'Untuk bisa masuk ke masyarakat, kita butuh orang-orang tertentu. Public figure, influencer, wartawan-wartawan juga, untuk menjadi bagian dari kita, untuk menyebarkan nilai ini kepada masyarakat,' ujarnya.
Pendekatan ini diambil seiring dengan tren ancaman yang lebih sering berasal dari faktor nonmiliter di era saat ini. Dengan demikian, GBN-MI berkomitmen untuk memperluas jangkauannya.
Respon Ayu Aulia dan Penjelasan Kemhan
Ayu Aulia mengeluarkan pernyataan seputar isu yang berkembang, menekankan bahwa hal ini adalah hasil dari kesalahpahaman. 'Saya juga tidak pernah bilang bahwa saya dilantik oleh Kemenhan, kan saya bilang 'di Kemenhan'.' jelasnya.
Dia menegaskan bahwa pernyataan tersebut mungkin timbul dari miskomunikasi. 'Jadi, memang mungkin ini adalah miscommunication saja. Ini yang perlu kita luruskan,' tambahnya.
Sementara itu, Kepala Biro Informasi Pertahanan Kemhan Brigadir Jenderal TNI Rico Ricardo Sirait menegaskan bahwa Ayu Aulia tidak memiliki penugasan sebagai tim kreatif Kemhan, baik secara struktural maupun nonstruktural.
Baca juga: Aksi Pria Berkostum Ojol di Atas Kereta KRL Cikini Viral di Media Sosial
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi
Sumber: