Selama periode libur Natal 2025, pergerakan kendaraan meninggalkan Jabodetabek mengalami peningkatan yang mencolok. Total ada 1.195.806 kendaraan tercatat berangkat, menunjukkan mobilitas tinggi masyarakat menjelang akhir tahun.
Baca juga: Makanan Kaya Vitamin C untuk Tingkatkan Daya Tahan Tubuh
Angka tersebut meningkat 16,43 persen dibandingkan dengan kondisi lalu lintas normal, mencerminkan antusiasme masyarakat untuk merayakan Natal dan Tahun Baru.
Data Pergerakan Kendaraan
Informasi yang dirilis oleh Jasa Marga pada 24 Desember 2025 menunjukkan bahwa arus kendaraan paling banyak mengarah ke wilayah timur, khususnya menuju Trans Jawa.
Gerbang Tol Cikampek Utama mencatat sebanyak 290.558 kendaraan, mengalami peningkatan 42,67 persen dibandingkan dengan kondisi normal. Sementara itu, arus kendaraan menuju Bandung melalui Gerbang Tol Kalihurip Utama mencapai 269.550 kendaraan, meningkat sebesar 24,08 persen.
Baca juga: Cara Menunjukkan Cinta kepada Pasangan Tanpa Kata-kata
Arus Kendaraan ke Arah Barat dan Selatan
Selain arah timur, pergerakan kendaraan ke arah barat juga menunjukkan peningkatan signifikan. Gerbang Tol Cikupa mencatat 357.810 kendaraan menuju Merak, meningkat 4,49 persen dari kondisi normal.
Untuk arah selatan, arus kendaraan menuju Puncak melalui Gerbang Tol Ciawi mencapai 277.888 kendaraan, yang meningkatkan angka 5,38 persen. Secara keseluruhan, kendaraan menuju Trans Jawa dan Bandung mencapai 560.108, angka tertinggi dalam catatan ini.
Upaya Jasa Marga Menghadapi Lonjakan Lalu Lintas
Dalam menghadapi lonjakan ini, Jasa Marga memperkuat layanan dan kesiapan operasional di seluruh jaringan jalan tol. Direktur Utama Jasa Marga, Rivan A. Purwantono, menjelaskan bahwa insentif diskon tarif tol 20 persen diterapkan pada 22, 23, dan 31 Desember 2025.
Diskon ini bertujuan untuk mendorong penggunaan jalan tol dan terlihat efektif, karena pengguna jalan tol meningkat seiring dengan momen libur Natal dan Tahun Baru. Kebijakan ini terbukti berdampak positif terhadap pilihan masyarakat untuk bepergian.
Baca juga: Fenomena Film KPop Demon Hunters di Netflix
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi
Sumber: