Film Agak Laen: Menyala Pantiku meraih lebih dari 3 juta penonton hanya dalam tujuh hari penayangan.
Baca juga: WhatsApp Perbaiki Celah Keamanan untuk Pengguna Apple
Prestasi ini mengalahkan rekor sebelumnya yang dipegang oleh KKN Di Desa Penari, menunjukkan tingginya antusiasme penonton.
Capaian Penonton yang Menggembirakan
Pada hari ketujuh penayangan, Agak Laen: Menyala Pantiku mencatatkan 3.219.537 penonton. Pihak rumah produksi, Imajinari, akan mengumumkan detail lebih lanjut tentang jumlah penonton ini pada Kamis, 4 Desember 2025.
Film ini berhasil mencapai angka penonton tercepat, melampaui KKN Di Desa Penari dan film pertama Agak Laen, yang masing-masing mencatat tiga juta penonton dalam sembilan hari.
Data dari Cinepoint juga mencatat lonjakan penonton yang signifikan, menandakan tingginya minat masyarakat terhadap film ini.
Baca juga: Merevolusi Perawatan Keguguran dengan Kecerdasan Buatan
Alur Cerita dan Karakter Dalam Agak Laen 2
Agak Laen: Menyala Pantiku mengikuti petualangan empat komika: Boris Bokir, Bene Dion, Indra Jegel, dan Oki Rengga, yang berperan sebagai detektif dalam misi menyamar di panti jompo.
Cerita ini menghadirkan situasi komedik yang absurd, saat mereka berusaha memburu seorang buronan kasus pembunuhan yang bersembunyi di antara para lansia.
Interaksi karakter yang unik serta situasi penuh kekacauan menjadi daya tarik tambahan bagi penonton.
Prospek dan Dominasi Bioskop
Dengan dominasi yang kuat di layar bioskop, Agak Laen 2 berpotensi menambah jumlah penonton lebih jauh. Film ini mungkin akan melampaui pencapaian Pengabdi Setan 2: Communion, yang mencatat tiga juta penonton dalam waktu 5 setengah hari.
Film ini membuka debut mengesankan dengan 272.846 penonton pada hari pertama, melampaui angka film pertama dalam seri ini.
Keberhasilan ini menunjukkan minat yang tinggi terhadap film komedi Indonesia dan memperkuat posisi industri film dalam negeri di pasar hiburan.
Baca juga: Tips Menjaga Kesehatan Mata di Era Digital
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi
Sumber: