Keputusan untuk kembali bersama mantan pacar seringkali membingungkan banyak orang. Namun, terdapat alasan ilmiah yang mendasari fenomena ini, mulai dari faktor biologis hingga aspek psikologis.
Baca juga: Fengshui Meja Kerja: Cara Sederhana Meningkatkan Produktivitas
Dari interaksi hormonal hingga kenangan positif yang menghiasi hubungan, berbagai elemen ini berperan signifikan dalam keputusan untuk balikan.
Ketertarikan Biologis
Salah satu alasan utama orang suka balikan dengan mantan adalah faktor biologis yang disebut oksitosin. Hormon ini muncul selama interaksi intim dan dapat menyebabkan rasa kedekatan yang mendalam.
Setelah menjalani hubungan yang kuat, tubuh kita terbiasa dengan kehadiran mantan. Ketika kehilangan mereka, rasa rindu yang muncul disebabkan oleh ketidakstabilan hormonal ini.
Sebuah studi menunjukkan bahwa manusia cenderung kembali kepada orang yang sudah mereka kenal karena perasaan itu sudah terbangun sebelumnya.
Baca juga: Tips Aman Berolahraga untuk Menghindari Cedera
Kenangan Positif Terhadap Mantan
Masyarakat cenderung mengingat momen-momen manis dari hubungan tersebut, sementara kenangan negatif sering terlupakan seiring waktu. Proses ini dikenal sebagai 'baik-baik saja bias', yang membuat kita mempersepsikan mantan lebih positif dari kenyataan.
Menghabiskan waktu bersama mantan sering kali diingat dengan emosi positif, meskipun konflik yang ada bisa jadi diabaikan. Hal ini menjadi alasan mengapa tersandung kembali ke pelukan yang sama terasa nyaman.
Terdapat penelitian yang menunjukkan bahwa individu seringkali memprioritaskan kenangan baik daripada yang buruk, sehingga dampak ini dapat memicu keputusan untuk kembali.
Keterikatan Emosional yang Kuat
Keterikatan emosional merupakan komponen besar yang membuat seseorang sulit untuk move on. Proses ini secara psikologis mengikat kita lebih kuat dengan mantan, bukan hanya soal cinta, tetapi juga waktu yang telah dihabiskan bersama.
Ketika ada chemistry yang kuat, perpisahan bukan berarti akhir. Banyak yang merasa bahwa cinta tidak bisa dihapus begitu saja, melainkan bisa mengubah bentuk menjadi kerinduan yang mendalam.
Ada juga wilayah dalam otak yang berfungsi untuk mengingat hubungan emosional, yang membuat kita kembali merindukan keterikatan tersebut dan akhirnya memilih untuk balikan.
Baca juga: Sepatu Putih: Aksesori Fashion Tak Lekang Oleh Waktu
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi
Sumber: