Selasa, 28 OKTOBER 2025 • 15:50 WIB

Film Horor 'Abadi Nan Jaya': Kearifan Lokal dalam Genre Zombie

Author

Film Horor 'Abadi Nan Jaya': Kearifan Lokal dalam Genre Zombie

Film horor terbaru Netflix, 'Abadi Nan Jaya' atau dikenal secara global sebagai 'The Exiles', menarik perhatian karena inovasinya dalam menyajikan genre zombie dengan nuansa kearifan lokal Indonesia.

Baca juga: Menemukan Cinta Diri: Pentingnya Self Love dalam Kehidupan

Sutradara Timo Tjahjanto menekankan bahwa film ini ditujukan untuk memperkenalkan elemen budaya Indonesia kepada dunia melalui latar, musik, dan nilai-nilai yang mendalam.

Inovasi dalam Cerita dan Produksi

Salah satu daya tarik utama dari 'Abadi Nan Jaya' adalah penggambaran unik tentang asal-usul virus zombie yang diambil dari ramuan jamu berbahan dasar tanaman kantong semar. Hal ini tidak hanya menambah kedalaman cerita, tetapi juga mencerminkan kekayaan budaya Indonesia.

Dalam konferensi pers, Timo Tjahjanto mengungkapkan bahwa atribut budaya seperti musik dangdut dan elemen tradisional lainnya dimasukkan untuk memberikan konteks yang lebih dalam pada penonton global. Dengan penggabungan elemen-elemen tersebut, film ini berupaya untuk menjadikan hiburan sekaligus promosi kearifan lokal.

Lokasi syuting yang diambil di daerah pedesaan Indonesia memberikan nuansa autentik, mengajak penonton dari seluruh dunia untuk merasakan keindahan serta keunikan budaya lokal.

Baca juga: Momen-Momen Kecil yang Membawa Kebahagiaan

Kualitas Visual yang Mengesankan

Film ini menonjolkan kualitas gerakan dan makeup para zombie yang hasil kerja keras tim selama enam bulan pelatihan. Koreografer Bobby dan penata rias Astrid memimpin tim untuk menciptakan gerakan zombie yang unik dan konsisten, menjadikan hasil akhirnya sangat menarik.

Lebih dari 200 pemeran zombie dilatih secara khusus, dengan penekanan pada pengaruh lokasi gigitan pertama pada tubuh mereka. Teknik ini tidak hanya meningkatkan kualitas visual, tetapi menjadikan pengalaman menonton lebih imersif.

Selain itu, penambahan teknik vokal yang meniru suara orang yang demam memberikan efek menakutkan, menciptakan suasana tegang saat penonton menyaksikan adegan-adegan kunci.

Pengalaman Para Aktor dan Potensi Sekuel

Proses syuting film ini diakui para aktor sangat menguras fisik, terutama dalam bertransformasi menjadi zombie. Persiapan gerakan yang kompleks dan dedikasi tinggi dibutuhkan untuk menciptakan penampilan yang meyakinkan.

Dimas, salah satu aktor, berpendapat bahwa peran zombie jauh lebih sulit dibandingkan peran manusia biasa. Ia menjelaskan bahwa pentingnya konsistensi dalam gerakan menjadi tantangan tersendiri, meskipun dalam adegan yang berkepanjangan.

Sutradara Timo Tjahjanto menambahkan bahwa kemungkinan sekuel bergantung pada penerimaan penonton dan tanggapan positif yang diterima di platform Netflix.

Baca juga: Menciptakan Suasana Cozy di Kamar Kecil

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi

Sumber:

Author
TERPOPULER
BERITA TERBARU