Aktris berprestasi Angelina Jolie mengungkapkan keprihatinannya mengenai kebebasan berekspresi di Amerika Serikat saat menghadiri festival film di Spanyol.
Baca juga: Kementerian Perindustrian Ungkap Status Penjualan iPhone 17 di Indonesia
Dalam pandangannya, situasi kebebasan berpendapat di negara asalnya saat ini sangat berbeda dan menuntut perhatian semua pihak.
Kesulitan Berpendapat di Era Kontroversial
Ketika ditanya mengenai ketakutannya sebagai seniman di Amerika, Jolie menjawab, 'Itu pertanyaan yang sangat sulit.' Ia menegaskan bahwa meskipun mencintai negeri asalnya, ia merasakan ketidakcocokan dengan kondisi masyarakat saat ini.
Jolie juga menyatakan, 'Saya tidak mengenali negara saya,' yang mencerminkan ketidakpastian dan berbagai tantangan yang dihadapi oleh seniman dalam mengekspresikan diri di tengah perdebatan mengenai kebebasan berpendapat.
Ia menyarankan pentingnya menciptakan pandangan dunia yang inklusif, menegaskan bahwa pandangannya adalah setara, bersatu, dan internasional.
Baca juga: Makanan Kaya Vitamin C untuk Tingkatkan Daya Tahan Tubuh
Momen Penting dalam Dunia Film
Jolie membahas situasi terkini yang menuntut kehati-hatian dalam berkomunikasi, mengonfirmasi bahwa 'ini adalah masa yang sangat berat yang kita jalani bersama.'
Pernyataan ini hadir bersamaan dengan kontroversi yang menyelimuti program late-night show Jimmy Kimmel, menyusul komentar mengenai kematian aktivis konservatif Charlie Kirk.
Keberadaan Jolie di festival film ini juga untuk mempromosikan film terbarunya berjudul Couture, memperlihatkan bahwa seni tetap menjadi alat penting dalam mengekspresikan diri di tengah tantangan.
Seni dan Kebebasan Berpendapat
Jolie menekankan bahwa batasan dalam ekspresi pribadi bisa sangat berbahaya, dengan mengatakan bahwa setiap penghalangan terhadap kebebasan berpendapat dapat merugikan masyarakat secara keseluruhan.
Ia menyerukan kepada semua pihak untuk berperilaku bijaksana dalam menjalani masa ini, agar setiap individu dapat merasakan kebebasan untuk berpendapat tanpa rasa takut.
Menurutnya, kebebasan berpendapat adalah fondasi penting bagi seorang seniman dan merupakan bagian integral dari cinta serta identitas terhadap negara asal.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi
Sumber: